Banggar Sepakati Kenaikan Subsisi BBM 2014

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat menyepakati belanja subsidi bahan bakar minyak di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2014 sebesar Rp 210,7 triliun untuk jumlah kuota BBM sebanyak 48 juta kiloliter. Anggaran belanja subsidi BBM tahun depan lebih tinggi dibanding tahun ini yang sebesar Rp 193,8 triliun.

Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit mengungkapkan, rincian volume untuk bensin sebesar 32,46 juta kiloliter, minyak tanah 900 ribu kiloliter dan minyak solar sebanyak 14,6 juta kiloliter. Selain itu, anggaran subsidi itu juga memasukan rata-rata alpha BBM tertimbang, subsidi elpiji 3 kilogram, PPN atas BBM jenis tertentu dan elpiji tabung kilogram, dan kekurangan subsidi untuk 2010 hingga 2013.

Adapun indikator untuk menetapkan jumlah belanja subsidi tersebut berdasarkan pada nilai tukar Rp 10.500 per US$ dan harga ICP US$ 105 per barel untuk tahun anggaran 2014.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Edy Hermantoro mengklaim pihaknya telah melakukan pengawasan dengan maksimal. Menurut dia, peraturan mengenai larangan penggunaan BBM bersubsidi jenis solar untuk perkebunan dan pertambangan sudah diterapkan. "Kami juga sudah melakukan konversi BBM ke gas di beberapa SPBU di wilayah Jabodetabek dan akan segera mengimplementasikan sistem non cash atau RFID,” katanya.

Dengan upaya itu, pemerintah menargetkan volume BBM setelah melakukan pengendalian bisa ditekan pada angka 48 juta kiloliter. Namun DPR tetap meminta pemerintah melakukan pengendalian secara maksimal karena setiap tahun belanja subsidi terus membengkak.

"Angka itu lebih dari 20 persen, melebihi anggaran pendidikan. Saya kira harus ada klausul bagaimana peran pemerintah untuk melakukan pengendalian dan ini harus masuk dalam UU APBN 2014," kata Ahmadi.

Sementara itu Anggota Banggar dari Fraksi Golkar, Satya W Yudha. Menurut dia, hanya ada dua cara agar belanja subsidi tidak membengkak, yaitu dengan menaikkan harga atau merubah manajemen distribusi. "Harus ada kebijakan yang bisa dilakukan. Jika pola distribusi tertutup dijalankan, maka kuota bisa lebih ditekan," katanya.

Satya mengatakan, sistem distribusi tertutup bisa dilakukan dengan mengkelompokan jenis pengguna kendaraan. Menurut dia, pengguna kendaraan bermotor roda dua dan nelayan merupakan elemen yang harus mendapatkan subsidi. "Data base kelompok tersebut pasti ada. Jika pemerintah berani menerapkan manajemen tertutup, itu luar biasa," tuturnya.

ANGGA SUKMA WIJAYA

Berita Terpopuler

Bon Jovi Kehilangan Drummernya

Energi Lebih Diperlukan untuk 'Mata Najwa'  

Alexandra Asmasoebrata Tak Dikenal di Konser Yovie

Hari Ini Dul Keluar Rumah Sakit

Adam Levine Sindir Video Musik Baru Lady Gaga

 

 
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...