Bangka Belitung ingin jadi pusat industri halal dunia

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bertekad menjadi pusat industri halal dunia guna meningkatkan perekonomian daerah dan nasional.

"Kita berharap Kongres Halal Internasional tahun ini di Babel merupakan langkah dari upaya pemerintah provinsi menjadi pusat industri dan wisata halal dunia," kata Pejabat (Pj) Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi yang mendapatkan penghargaan produksi produk halal terbaik dunia dan telah memiliki lebih dari 2.200 lebih produk bersertifikasi halal.

"Pada tahun ini menargetkan 100.000 produk UMKM, restoran, hotel, dan jasa keuangan, memiliki sertifikat halal guna menjadikan Babel sebagai pusat industri dan wisata halal dunia," ujarnya.

Menurut dia, penetapan Indonesia sebagai pusat halal dunia menjadikan halal sebagai satu fokus dan perhatian pemerintah, pemangku kebijakan, termasuk organisasi berbagai kalangan, untuk menjalankan program halal ini.

Baca juga: Kongres halal bisa dorong Indonesia pimpin industri produk halal

"Optimisme kami cukup tinggi dengan melihat perkembangan dan peningkatan pangsa pasar halal global," katanya.

Ia berkeinginan dan mengajak seluruh elemen untuk mempromosikan bahwa produk dan wisata halal itu diperuntukkan kepada semua umat, bukan hanya untuk umat muslim saja.

"Jangan sampai dikesankan produk dan termasuk wisata halal itu hanya untuk umat Islam saja. Tetapi kita berkeyakinan bahwa segala sesuatu yang halal itu tidak hanya baik untuk umat Islam, tapi juga untuk semua umat," ujarnya.

Ia berharap ini akan membawa kebaikan untuk semua umat. Selain itu Pj Gubernur Kepulauan Babel itu juga menunjukkan rasa bangga ketika memberitahu bahwa Babel mendapatkan penghargaan sebagai Provinsi Pengembangan Halal Terbaik pada tahun 2017.

"Bisa dilihat jumlah dari tahun ke tahun, mengalami peningkatan yang cukup signifikan, di mana dalam 5 tahun terakhir ada ribuan produk UMKM yang tersertifikasi halal," katanya.

Baca juga: Babel bisa jadi Babilonia dunia, MUI dorong kembangkan wisata halal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel