Bangka Tengah loloskan 18 atlet ke PON XX Papua

·Bacaan 1 menit

Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meloloskan sebanyak 18 atlet untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan digelar di Papua pada 2-15 Oktober 2021.

Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Bangka Tengah Yasir mengatakan sebanyak 18 atlet tersebut sudah mengikuti pemusatan latihan sejak Februari 2021 hingga sekarang.

"Bangka Tengah menyumbang atlet lumayan banyak untuk mewakili provinsi dalam ajang PON XX Papua," kata Yasir di Koba, Rabu.

Sebanyak 18 patriot olahraga yang lolos mengikuti PON XX tersebut berasal dari beberapa cabang olahraga, yaitu lima atlet dari cabang Atletik, dua atlet panjat tebing, satu atlet taekwondo, tiga atlet sepak takraw, satu atlet tinju, satu atlet sepak bola dan lima atlet dari cabang bola basket.

"Saat ini, mereka sudah mengikuti pra kompetisi untuk menguji dan mengasah kemampuan sebelum terjun dalam ajang PON mendatang," ujar Yasir.

Baca juga: PT Timah bantu operasional pelatda atlet tenis Babel jelang PON Papua

Ia pun mengatakan pihaknya terus mengikuti perkembangan kemampuan 18 atlet tersebut, sekaligus memberikan motivasi serta dorongan, baik secara moril maupun materil sehingga mereka benar-benar siap bertarung dalam perhelatan tingkat nasional itu.

"Mereka merupakan atlet terbaik Bangka Tengah, atlet berprestasi, dan kami yakin mereka bisa berkiprah di tingkat nasional," tegas Yasir.

Selain 18 atlet, ia mengungkapkan ada pula tujuh pelatih andal yang akan mendampingi atlet di PON Papua nanti.

"Tujuh pelatih itu akan terus mengasah kemampuan atlet hingga ajang PON XX selesai," ungkap Yasir.

Baca juga: Kasdam XVII/Cenderawasih cek kesiapan mess atlet PON Papua
Baca juga: Pemerintah gencarkan vaksinasi COVID-19 di empat klaster PON Papua
Baca juga: Telkomsel sebut sudah 96 persen infrastruktur jaringan siap sambut PON

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel