Bangkai Kapal Titanic yang Terbenam di Dasar Laut Atlantik Kini Terlihat Lebih Jelas

Merdeka.com - Merdeka.com - Kapal Titanic yang tenggelam pada 1912 lalu kini dapat dilihat dalam kualitas gambar dengan resolusi tinggi, yaitu 8K (8 ribu resolusi) atau dua kali lebih jernih dari televisi resolusi 4K. Resolusi gambar tinggi ini berhasil ditangkap oleh kapal selam OceanGate Expeditions.

Dikutip dari laman CNN, Selasa (6/9), gambar resolusi tinggi atas kapal yang terbenam 3,8 kilometer di bawah Laut Atlantik itu memudahkan para ilmuwan untuk meneliti kapal itu.

Stockton Rush, presiden dari OceanGate Expeditions mengatakan "detail menakjubkan dalam gambar 8K akan membantu tim ilmuwan dan arkeolog maritim kami untuk mengkarakterisasi kerusakan Titanic dengan lebih tepat saat kami mengambil gambar baru nanti pada tahun 2023 dan seterusnya".

Gambar-gambar baru, seperti lambung kapal, nama perusahaan pembuat jangkar, Noah Hingley & Sons Ltd, rantai jangkar, ruang kargo, dan perlengkapan tali tambat untuk mengikat kapal di pelabuhan dapat terlihat dengan jelas.

Paul Henry Nargeolet, pilot kapal selam veteran dan penyelam Titanic mengatakan "di awal video, Anda dapat melihat derek yang digunakan untuk memasang jangkar besar seberat 15 ton yang masih terletak di geladak kapal karam dan belenggu yang semula menempel pada tiang utama yang kini telah runtuh".

Rory Golden, ahli Titanic di OceanGate Expeditions dan penyelam ahli Titanic, mengatakan "saya telah mempelajari bangkai kapal selama beberapa dekade dan telah menyelesaikan beberapa kali penyelaman, dan saya tidak ingat pernah melihat gambar lain yang menunjukkan tingkat detail ini."

Bukan hanya detail yang lebih tinggi, tapi sistem pengukuran yang terpasang pada kapal selam OceanGate Expeditions mampu mengukur besar objek kapal Titanic.

Nargeoleot juga menjelaskan jika "sistem ini memungkinkan kita untuk secara akurat menentukan ukuran benda. Jarak antara dua lampu hijau adalah 10 sentimeter."

Kini perjalanan untuk melihat Titanic dapat dilakukan oleh siapapun. Hanya dengan mengeluarkan USD250.000 atau Rp3,7 miliar maka Anda dapat mengunjungi kapal itu bersama OceanGate Expeditions.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]