Bangun Hunian Deket Stasiun LRT, Pengembang Ini Bantu Tekan Volume Kendaraan Pribadi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tren pembangunan hunian vertikal atau apartemen mulai merambah ke wilayah-wilayah penyanggah ibu kota, salah satunya kawasan Cibubur, yang juga dikenal sebagai jalur Transyogi. Kawasan ini dinilai menjadi primadona para developer, terbukti dari banyaknya pengembang papan atas yang ‘bermain’ di kawasan ini.

Dalam tiga tahun terakhir ini, apartemen sebagai hunian kaum urban juga makin diminati. Dimana sebelumnya telah terbangun apartemen Trans Park Cibubur dan Kaliana Apartment di Cileungsi, kini kawasan Cibubur akan diramaikan satu lagi apartemen kelas menengah atas, The MAJ Residences Cibubur, yang digadang-gadang akan menjadi pusat hunian modern di kawasan tersebut.

Berbeda dengan apartemen-apartemen terdahulu, hunian vertikal yang dikembangkan Ancora Residential Fund (ARF), perusahaan pengelola dana (private equity real estate fund) asal Singapura, juga memiliki konsep arsitektur yang terinspirasi dari kearifan lokal Kota Cibubur sebagai ‘Kota Jambore’.

Director Laboratorium Desain Arsitektur (ADL), Lukito Nugroho konsultan arsitek The MAJ Residences Cibubur mengatakan, tujuan desain master plan dan arsitektur kawasan apartemen ini adalah ingin menciptakan identitas yang baru bagi Kota Cibubur.

“Desain The MAJ Residences Cibubur memiliki visi untuk menciptakan lifestyle retail dengan ruang-ruang terbuka baru untuk berbagai aktivitas, serta hunian yang kompak dengan fasilitas yang komprehensif untuk memenuhi lifestyle generasi muda,” kata Lukito, Kamis (30/9/2021).

Karena itu, hunian apartemen terbaru ini didesain dengan gaya industrial modern yang terintegrasi dengan alam sekitarnya. Apartemen ini menggunakan material dan warna yang menyatu dengan alam yang dominasi warna terakota atau cokelat keoranyean dan abu-abu.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Konsep Arsitektur

Prelaunching The MAJ Residences Bekasi Barat. (Dok The MAJ Group)
Prelaunching The MAJ Residences Bekasi Barat. (Dok The MAJ Group)

Konsep arsitektur The MAJ Residences Cibubur, juga ingin memberikan solusi untuk masalah urban sprawl (kedapatan penduduk). Dengan bangunan mixed-use dan high-rise yang terencana dengan baik, terkoneksi dengan transportasi publik dan pemanfaatan lahan yang lebih efisien.

Dengan begitu, diharapkan akan sedikit mengurangi ekspansi pengembangan lahan di daerah penyangga yang semakin terbatas.

“Selain itu dengan jaraknya yang tidak jauh dari pengembangan stasiun LRT, sehingga hunian ini akan mendukung pengurangan pemakaian transportasi pribadi, yang pada gilirannya akan mengurangi polusi udara Kota Jakarta dan daerah-daerah pendukungnya,” jelasnya.

Dikembangkan di atas lahan 1,9 hektar dan akan dibangun 3 tower apartemen 35 lantai, yang dikembangkan dalam dua fase. Tahap pertama akan dibangun dua tower, yakni Tower Mahesa dan Tower Amarta.

Dalam penjualan tahap 1 Tower Mahase dengan harga perdana, pengembang menawarkan 1.162, dimana 1.052 unit adalah tipe studio ukuran mulai 22,39 meter persegi dan selebihnya adalah tipe 2 bedroom ukuran mulai 44,61 meter persegi.

"Ukuran unit yang sediakan sangat fleksibel, desain unit di The MAJ Residences bisa dikembangkan dengan opsi modular menjadi 3 bedroom atau sesuai dengan kebutuhan konsumen, harga perdana yang tawarkan mulai Rp300 jutaan," kata Lukito. (Pramita Tristiawati)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel