Bangun Infrastruktur Digital, Jokowi Dinilai Bawa Kemajuan Teknologi ke Pelosok

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus mendorong pembangunan infrastruktur digital sebagai solusi untuk memudahkan masyarakat saling terhubung. Langkah Jokowi ini menuai banyak apresiasi.

Akademisi Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Iwan Alfanie menilai, infrastruktur digital yang didorong hadir di seluruh wilayah Indonesia ini merupakan wujud keadilan yang berhasil direalisasikan oleh Jokowi. Dengan langkah tersebut seluruh masyarakat bisa mengakses digital di mana pun dan kapan pun.

"Ini merupakan keadilan yang direalisasikan oleh Pak Jokowi, sehingga kemajuan teknologi hari ini masuk hingga ke pelosok," ujar Iwan. Dikutip dari Liputan6.com, Rabu (9/11).

Menurutnya, dengan pembangunan infrastruktur sampai pelosok dan desa, memudahkan masyarakat saling berkomunikasi dan berinteraksi.

Lebih lanjut Iwan mengatakan kebijakan pemerataan infrastruktur digital sangat tepat dilakukan. Mengingat, lanjutnya, perkembangan industri digital saat ini menuntut negara bersiap agar tidak tertinggal.

Dengan faktor ini, Iwan menilai infrastruktur digital adalah solusi untuk wilayah Indonesia yang terbentang sangat luas.

"Bagaimana bahwa indonesia ini terdiri dari pulau-pulau. Bagaimana kita terbatasi oleh akses-akses pelosok-pelosok. Infrastruktur digital adalah solusi," terangnya.

Percepatan pembangunan infrastruktur digital dijadikan salah satu program prioritas pemerintah. Jokowi menargetkan pada 2024 akan selesai pembangunan 9.586 menara BTS yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp13 triliun dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022 untuk mempercepat pembangunan infrastruktur digital. Termasuk infrastruktur digital di sejumlah destinasi prioritas.

"Ini merupakan kebijakan antisipatif terhadap perubahan konsep pariwisata di masa mendatang," kata Airlangga dalam acara Kick-Off Tourism Working Group (TWG) G20 Presidensi G20 Indonesia secara virtual, dikutip Rabu (16/2). [cob]