Bangun Proyek di Kawasan Puncak, Komisi V DPR Sebut Ekonomi Ikut Masyarakat Berkembang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah saat ini tengah membangun dua proyek jalan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Adalah Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) dan Jalur Alternatif II Puncak.

Anggota Komisi V DPR RI Anang Susanto menegaskan bahwa membuka jalur jalan seperti proyek pembangunan di kawasan Puncak tersebut, berarti membuka akses perekonomian bagi rakyat setempat.

Demikian ditegaskan Anang usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Cianjur.

Selain itu, Anang melihat bahwa masalah transportasi di kawasan Puncak, Bogor, tidak hanya soal kemacetan. Tapi juga bagaimana menumbuhkan perekonomian setempat hingga tak ada gap yang jauh antara masyarakat miskin dan kaya.

"Sebetulnya bukan soal macet di Puncak saja. Kalau jalurnya sangat lancar dan bagus, perubahan ekonomi juga akan mengikuti. Semuanya akan berubah. Mudah-mudahan gap-nya tidak terlalu tinggi antara yang kaya dan miskin," ucap politisi Partai Golkar itu.

Saat ini pengerjaan proyek jalan di kawasan Puncak, baik Bogor maupun Cianjur masih sedikit meninggalkan masalah pembebasan lahan. Kawasan Puncak, lanjut Anang, sebagian lahannya dikuasai orang dari luar Bogor.

Oleh karena itu, Anang berharap, setelah ada proyek pembangunan jalan ini, semua memberi akses lahannya untuk membuka jalan baru.

"Saya pikir salah satu yang bisa mengembangkan ekonomi setempat adalah perubahan jalur transportasi. Itu otomatis, setiap jalur transportasi berubah, akan berubah juga perekonomian masyarakatnya," imbuh legislator Jabar II ini.

(*)