Bangun Sahur Lebih Mudah dengan Cara Berikut Ini

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Bangun pagi setiap hari bukan hal yang mudah. Apa lagi bangun di sepertiga malam untuk sahur di bulan Ramadan. Mungkin, di minggu pertama kamu tak menemukan rasa malas untuk bangun pagi. Soalnya, kamu sudah bersiap untuk berpuasa dan sahur bersama dengan keluarga. Apa lagi, sahur pertama.

Awal puasa lebih bersemangat semakin lama puasa semakin susah untuk bangun pagi. Ada yang bangun beberapa menit sebelum subuh, ada juga yang bangun setelah subuh. Alhasil, kamu hanya makan sedikit atau bahkan sama sekali tidak sahur. Dilansir dari gulfnews.com, berikut adalah cara bangun pagi untuk sahur dengan mudah.

Tidur Lebih Awal

Mudah untuk diucapkan tapi susah untuk dilakukan. Keseluruhan gagasan "Hidup dimulai pada malam hari" adalah pemikiran yang sangat umum selama Ramadan. Tetapi kamu harus memulai kebiasaan untuk pergi tidur pada waktu yang sama setiap malam. Usahakan pada beberapa malam untuk tidur lebih awal dari biasanya jika tidak ada gangguan dan halangan . Dengan begini, saat bangun untuk sahur, tubuh sudah diberi waktu istirahat yang cukup lama untuk bisa bangun dan mengawali harimu.

Tidur jam 1 pagi hanya untuk bangun jam 3 pagi lalu kembali tidur jam 4.30 pagi bisa sangat melelahkan bagi tubuh, jadi berikan diri untuk memulai kebiasaan yang baik dengan jam tidur tidak lebih dari jam 10 malam sampai jam 3 pagi. Kamu akan melihat perbedaan besar dalam bagaimana tubuh bereaksi ketika kamu bangun.

Pasang Alarm

Ilustrasi Alarm Credit: pexels.com/Joseph
Ilustrasi Alarm Credit: pexels.com/Joseph

Biasanya, orang meletakkan jam alarm di tempat yang terjangkau. Coba letakkan di tempat yang agak jauh. Dengan begitu, kamu bakal terpaksa untuk bangun dan jalan untuk meraih jam alarm.

Jangan minum minuman berkafein sebelum tidur

Banyak orang tergoda untuk minum kopi atau teh setelah berbuka puasa. Akan tetapi kebiasaan ini justru membuat kita susah untuk tidur. Meskipun ada orang yang berkata dirinya tidak memiliki efek samping apapun terhadap kopi atau kebiasaannya adalah minum kopi di malam hari. Kedua hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk mengantarkan tidur dengan kopi atau teh. Mulai untuk puasa teh dan kopi selama Ramadan. Gantikan dengan minum air putih yang banyak agar tetap terhidrasi.

Olahraga dengan rutin

Hampir semua orang tahu bahwa berolahraga memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah tidur yang lebih baik dan lebih awal. Berolahraga adalah cara terbaik bagi tubuh untuk bernapas dengan benar, mengurangi berat badan, yang sebenarnya membantu kamu tidur lebih nyenyak. Bahkan jalan-jalan cepat sebelum atau sesudah buka puasa, jika dilakukan secara konsisten, dapat meningkatkan energi dan memungkinkan tidur kamu lebih nyenyak. Berolahragalah tepat sebelum buka puasa, atau sekitar jam 9 malam.

Jangan makan banyak saat buka puasa

ilustrasi perempuan makan/Photo by Travis Yewell on Unsplash
ilustrasi perempuan makan/Photo by Travis Yewell on Unsplash

Ini adalah trik paling efektif. Setiap malam, saat matahari terbenam dan mengakhiri puasa, kamu bisa makan makanan rendah karbohidrat yang seimbang. Tujuannya adalah menurunkan berat badan di bulan Ramadhan, jadi setelah buka puasa, beberapa orang membuat keputusan tersulit dalam hidup dan melewatkan makanan penutup. Hanya buka puasa jam 7 malam dan minum air untuk sisa malam. Kedengarannya agak menyedihkan, tapi bisa dilakukan jika kamu sudah terbiasa.

Tapi kamu harus menikmati sahur. Sebelum pergi tidur, pikirkan tentang apa yang akan kamu makan untuk sahur dan membuatnya menjadi sesuatu yang baik. Telur untuk protein, keju, kue gurih untuk dinikmati bersama makanan dan sepotong kecil makanan penutup setelah sahur. Itu berarti kamu akan tidak sabar untuk bangun untuk makan, terutama karena pergi tidur dalam keadaan lapar. Rencanakan sebelumnya, makan lebih sedikit di malam hari dan lebih banyak untuk sahur, yang akan memberi kamu energi sepanjang hari.

Penulis : Adonia Bernike Anaya (Nia)

#Elevate Women