Bangun Setelah 10 Bulan Koma, Remaja Ini Bingung Ada Pandemi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Ini kisah tentang remaja pria bernama Joseph Flavill yang berhasil terbangun usai mengalami koma selama sepuluh bulan. Remaja itu koma setelah ditabrak mobil saat berjalan di Burton Upon Trent, Staffordshire, Inggris.

Dia mengalami kecelakaan itu sebelum wabah pandemi global terjadi yang memaksa hampir seluruh negara memberlakukan karantina.

Insiden tragis yang dideritanya membuat remaja 19 tahun itu tidak tahu menahu tentang COVID-19. Dan pihak keluarganya berusaha menjelaskan dengan akses terbatas meski dia telah terinfeksi dua kali berturut-turut.

Kecelakaan yang dialami

Sebuah keajaiban dialami oleh seorang pasien yang telah koma selama empat bulan, ia langsung sadar setelah perawat menyanyi lagu Jay Chou. (Ilustrasi: Medatrio)
Sebuah keajaiban dialami oleh seorang pasien yang telah koma selama empat bulan, ia langsung sadar setelah perawat menyanyi lagu Jay Chou. (Ilustrasi: Medatrio)

Tepat pada 1 Maret silam, peristiwa kecelakaan menimpa Joseph yang membuatnya menderita cedera otak traumatis hingga terbaring koma di Rumah Sakit Umum Leicester.

Beruntung, kondisinya secara perlahan-lahan mulai menemukan titik terang dan kini telah dipindahkan ke pusat perawatan Adderley Green di Stoke-on-Trent untuk melanjutkan pemulihannya.

Kesulitan yang dialami keluarganya

Sumber: Independent
Sumber: Independent

Keluarga turut bahagia atas kesembuhannya, tetapi di sisi lain mereka kebingungan untuk menjelaskan kondisi negara saat ini karena ada COVID-19. Karena virus corona merupakan hal baru baginya.

Terlebih lagi, adanya karantina tidak membuat mereka leluasa untuk menjelaskan kepada Joseph secara langsung sehingga hanya bisa menerangkan hal tersebut via panggilan video.

“Saya tidak tahu harus mulai dari mana. Setahun yang lalu jika seseorang memberi tahu saya apa yang akan terjadi selama setahun terakhir, saya rasa saya tidak akan mempercayainya. Saya tidak tahu bagaimana Joseph bisa memahami apa yang telah kita lalui," ungkap Sally Flavill Smith, bibinya kepada Guardian.

Sempat terinfeksi Covid-19 selama pemulihan

Ilustrasi (doc: NerdHeist)
Ilustrasi (doc: NerdHeist)

Selama masa pemulihan, Joseph telah bisa menggerakkan seluruh anggota tubuhnya ketika ditanya dan diperintah. Bahkan bisa tersenyum.

"Perjalanan kita masih panjang, tetapi langkah yang dia lakukan dalam tiga minggu terakhir benar-benar luar biasa," kata Flavill Smith.

Meski Joseph tak dibekali pemahaman terkait virus corona, ironisnya dia sempat terinfeksi virus itu sebanyak dua kali.

Dan mukjizat, remaja itu pulih dan diberikan kesempatan berjuang untuk kedua kalinya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: