Bangunan di Cilincing dilahap api diduga berasal dari tumpukan sampah

Sebuah bangunan semi permanen di Jalan Kalibaru Timur RT05/ RW03 Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara habis dilahap api yang diduga berasal dari sampah yang terbakar.

Tumpukan sampah diduga memicu api membakar sebuah bangunan semi permanen hingga hangus terbakar pada Kamis.

Kepala Seksi Operasional (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara Abdul Wahid mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.15 WIB.

"Menurut laporan, diduga ada orang yang membuang puntung rokok ke tumpukan sampah lalu muncul titik api yang kemudian api menyala dan membesar sehingga terjadi perambatan ke bangunan semi permanen (bedeng)," kata Wahid saat dikonfirmasi.

Laporan diterima dari seorang warga yang mendatangi Pos Pemadam Kebakaran Kalibaru untuk melaporkan kejadian kebakaran di Jl Kalibaru Timur, 005/003, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Mendapat laporan tersebut, Sudin Gulkarmat menerjunkan satu unit dengan lima personel ke lokasi kebakaran pukul 09.17 WIB, dan segera memadamkan api.

"Pukul 09.18 WIB petugas berhasil melokalisir api hingga pemadaman dinyatakan selesai pukul 09.35 WIB. Tidak ada korban dalam kejadian ini," kata Wahid.

Adapun berdasarkan keterangan warga sekitar, kebakaran itu terjadi setelah ada yang membuang puntung rokok ke tumpukan sampah hingga menyambar ke bangunan bedeng di sekitar, pungkas dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (LH) akan menyelenggarakan Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah (PGJSS) dalam rangka menyambut Jakarta Hajatan 2022 sekaligus menggalakkan gerakan zero waste dengan cara memilah sampah mulai 20-25 Juni 2022.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam video yang diterima di Jakarta, Kamis, gerakan ini akan mengaktifkan fungsi bidang pengelolaan sampah (BPS) di RW-RW, dengan melibatkan 2.743 RW di seluruh Jakarta, untuk pengurangan sampah langsung dari sumbernya.

Namun sejauh ini, masalah persampahan di kawasan Kalibaru, Cilincing belum tuntas. Menurut petugas kebersihan setempat, meski pengambilan sampah dilakukan sepekan sekali tetap ada penumpukan sampah lagi dikarenakan tidak adanya tempat penampungan sementara dan kurangnya kesadaran warga membuang sampah pada tempat yang semestinya.
Baca juga: Anies ajak warga DKI pilah sampah
Baca juga: Pemprov DKI libatkan seluruh RW ke dalam program sadar sampah
Baca juga: Tempat sampah di Jakbar diubah jadi taman ramah anak 8.000 meter

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel