Bangunan permukiman Pasar Gembrong dirobohkan untuk revitalisasi

Petugas gabungan merobohkan bangunan permukiman warga RW 01 Pasar Gembrong Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, sebagai bagian dari rencana revitalisasi menjadi Kampung Gembira Gembrong.

"Hari ini merapikan aja, pembongkaran bangunan bangunan di atas saluran air, sepanjang GSS (Garis Sempadan Sungai) sama menyiapkan buat pembangunan (revitalisasi) karena materialnya sudah datang," kata Wakil Camat Jatinegara Kelik Sutanto di Jakarta, Kamis.

Tampak sejumlah bangunan permukiman tersebut diratakan oleh eskavator milik Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) pun ikut membersihkan puing bangunan.

Kelik menjelaskan, kerja bakti massal tersebut dilakukan secara kolaboratif tak hanya melibatkan petugas dari Pemerintah Kota Jakarta Timur namun juga masyarakat setempat.

Baca juga: Jaktim siapkan konsep revitalisasi Kampung Gembrong Bahagia

"Jadi, saat ini puing-puing bangunan yang terbakar diratakan," ujar Kelik.

Sementara itu, Ketua RW 01 Cipinang Besar Utara, Maju Saiman Hutabarat menyambut baik kegiatan kerja bakti massal tersebut.

Dia mengatakan bahwa warga Pasar Gembrong korban kebakaran tidak sabar untuk segera memiliki hunian baru.

"Respons warga penuh kegembiraan, penuh suka cita menyambut apa yang dilakukan oleh pemerintah daerah khususnya gubernur dan wali kota yang begitu luar biasa, dari awal kami jadi korban kebakaran," ujar Saiman.

Sebelumnya Pemerintah Kota Jakarta Timur merencanakan revitalisasi permukiman korban kebakaran Pasar Gembrong, RW 01 Cipinang Besar Utara, mulai 1 Juli 2022.

Baca juga: Revitalisasi permukiman warga Pasar Gembrong dimulai Juli

Nantinya sebanyak 130 rumah akan dibangun dengan konsep pengembangan daerah tepian air.

Permukiman warga juga bakal dibuatkan titik vegetasi dengan penanaman tanaman menjalar, serta dibangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel