Bangunan SMA Roboh, Disdik DKI: Kegiatan Belajar Sudah Dipindahkan Sebelum Rehabilitasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kepala Suku Dinas Pendidikan I Jakarta Barat, Aroman menyatakan kegiatan belajar dan mengajar SMAN 96 Cengkareng masih berjalan seperti biasanya. Sebab sebelum rehabilitasi total, kegiatan belajar telah dipindahkan sementara.

"Enggak berpengaruh, kan sementara dialihkan ke SMK 73. Enggak terganggu karena memang sudah berjalan," kata Aroman saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/11/2021).

Lanjut dia, saat ini penyebab robohnya bangunan SMAN 96 di Cengkareng belum diketahui secara pasti. Hal tersebut masih diselidiki oleh pihak Polres Jakarta Barat.

Sebelumnya, sebagian bangunan SMA Negeri 96 Jakarta yang tengah direnovasi total roboh pada Rabu (17/11/2021). Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, pihaknya tak segan untuk menindak tegas aktor yang terbukti lalai yang berakibat gedung sekolah ambruk.

"Saat ini, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah melakukan peninjauan bersama pihak aparat setempat (Kepolisian, Camat, Lurah, RW dan RT) dan juga dari pihak kontraktor pelaksana agar bertanggung jawab serta segera melakukan upaya perbaikan," ujarnya melalui siaran pers, Jumat (19/11/2021).

Nahdiana mengaku, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari aparat kepolisian atas insiden tersebut.

Para Pekerja Terluka

Kendati roboh, Nahdiana mengatakan kegiatan belajar mengajar warga sekolah tak terganggu. Sebabnya saat ini para pendidik dan peserta didik melakukan KBM di gedung SMK Negeri 73.

Insiden tersebut menimbulkan korban luka sebanyak empat orang, yaitu para pekerja bangunan dan saat ini sudah penanganan RSUD Cengkareng.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel