Banjir Bandang Kota Batu Rusak 21 Rumah Warga

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Banjir bandang yang melanda Kota Batu, Malang, Jawa Timur sedikitnya merusak 21 rumah warga, pada Kamis (4/11/2021).

Menurut Catatan Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulan Bencana Daerah Kota Batu menyebutkan 21 rumah warga rusak akibat banjir bandang yang terjadi. Sementara, banjir bandang ini sendiri terjadi akibat tingginya curah hujan dengan intensitas tinggi.

“Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Batu menyebabkan enam titik lokasi di Kota Batu mengalami banjir bandang. Data sementara, 21 rumah mengalami kerusakan,” demikian kutipan dalam laporan Pusdalops BPBD Kota Batu, dilansir dari Antara.

Hingga kini masih dilakukan penanganan dan evakuasi korban terdampak banjir bandang. Diperkirakan banjir bandang ini terjadi pada pukul 14.00 WIB.

Banjir bandang rusak rumah warga

Ilustrasi Banjir | unsplash.com/@jonfordphotos
Ilustrasi Banjir | unsplash.com/@jonfordphotos

Berdasarkan data terbaru, ada enam wilayah di Kota Batu yang terdampak banjir bandang tersebut, yakni Dusun Sambong (Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji), Jalan Raya Dieng (Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu), dan Dusun Beru (Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji). Kemudian, Desa Sumber Brantas (Kecamatan Bumiaji), Jalan Raya Selecta (Desa Tulungrejo, Kecamatan Batu) dan Dusun Gemulo (Desa Punten Kecamatan Bumiaji).

Selain itu, hingga saat ini juga telah dilakukan evakuasi dua orang korban selamat, yakni Bayu Agung Setiawan, warga Toyomerto, Desa Pesanggrahan, dan Saiful, warga Toyomerto, Desa Pesanggrahan.

Gubernur Jawa Timur pantau kondisi banjir

Saat ini, BPBD Kota Batu bersama tim gabungan tengah melakukan kaji cepat, evakuasi korban terdampak dan pembersihan material banjir bandang. Para relawan yang terlibat diharapkan tetap waspada mengingat potensi hujan di daerah ketinggian di wilayah Malang Raya itu masih tinggi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung untuk memantau banjir yang menerjang Kota Batu pada Kamis (4/11/2021) tengah malam. Khofifah tiba di Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, sekitar pukul 23.58 WIB. Ia pun melihat langsung proses pembersihan puing-puing di kawasan terdampak banjir bandang.

Simak video berikut ini

#elevate women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel