Banjir Bandang Terjang 5 Titik di Kota Batu, Korban Hilang Ditemukan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Kota Batu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu memastikan ada lima titik lokasi terdampak banjir bandang pada Kamis ini. Seorang korban yang sebelumnya dikabarkan hilang telah berhasil dievakuasi.

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu mengatakan, banjir bandang di Kota Batu terjadi pada pukul 14.00 WIB saat hujan dengan intensitas sedang mengguyur daerah tersebut. Lima titik terdampak langsung bencana alam tersebut.

“Sekarang masih dilakukan penanganan dan sudah evakuasi seorang korban,” kata Agung di Kota Batu, Kamis, 4 November 2021.

Lima titik lokasi banjir bandang di Kota Batu itu yakni di Dusun Sambong dan Dusun Beru, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji. Jalan Raya Dieng, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji dan Jalan Raya Selecta, Desa Tulungrejo, Kecamatan Batu.

Seorang warga yang sebelumnya sempat dikabarkan hilang kini sudah berhasil diselamatkan. Korban bernama Bayu Agung Setiawan, warga Toyomerto, Desa Pesanggrahan yang saat banjir bandang itu terjadi sedang berada di lokasi banjir di Dusun Beru, Desa Bulukerto.

Sejauh ini belum bisa dipastikan dampak kerusakakan akibat bencana alam tersebut. BPBD Kota Batu bersama seluruh potensi SAR masih melakukan pembersihan material banjir bandang serta pendataan korban terdampak.

“Kami juga sedang mendata dampak kerusakan secara keseluruhan akibat bencana ini,” ucap Agung.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penanganan Bencana

BPBD Kota Batu mengerahkan alat berat untuk mempercepat penanganan bencana. Seluruh potensi SAR turut terlibat dalam penanganan pasca bencana ini. Sampai Kamis petang, hujan ringan masih mengguyur daerah ini.

“Semua unsur dari lintas instasi termasuk relawan terlibat dalam penanganan ini,” ucap Agung.

Banjir bandang menghantam wilayah Kota Batu. Air bercampur material lumpur dan kayu menerjang permukiman dan jalan raya. Dari sejumlah video, kendaraan roda dua maupun roda empat sampai terseret derasnya arus banjir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel