Banjir dan Longsor Melanda Sejumlah Wilayah di Pasaman Barat Sumbar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Simpang Empat - Hujan deras menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik di Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Sumbar. Akibatnya akses jalan menuju Simpang Empat putus total sejak Kamis dini hari (11/11/2021).

"Sejumlah lokasi dilanda banjir sejak Rabu (10/11) tengah malam. Selain itu juga longsor," kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Azhar, Kamis (11/11/2021).

Azhar mengatakan, banjir terjadi di Jorong Tabek Sirah Nagari Talu, Jorong Benteng Nagari Talu, dan Jorong Paroman Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau.

Sementara longsor terjadi di Jorong atau Kampung Halaban. Banjir sudah surut sedangkan longsor masih menutupi jalan mengakibatkan arus transportasi terputus.

"Saat ini tim gabungan BPBD, PU, PMI, Polri, TNI, kecamatan dan masyarakat masih berupaya membersihkan material longsor yang menutupi jalan," sebutnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Hujan Deras

Banjir terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur daerah itu sejak Rabu (10/11/2021) hingga tengah malam. Hal itu menyebabkan meluapnya sejumlah anak sungai.

Sekitar 40 unit rumah warga terendam air sekitar satu meter, 10 kepala keluarga mengungsi ke rumah sanak famili terdekat ,dan sekitar 50 kepala keluarga di Jorong Paroman Nagari Sinuruik diungsikan untuk siaga bencana longsor.

"Saat ini air sudah surut dan warga yang mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing," kata Azhar.

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada banjir susulan karena hujan hingga Kamis dini hari masih mengguyur kawasan tersebut. Selain waspada banjir, masyarakat juga diminta untuk mewaspadai longsor karena Talamau juga merupakan daerah perbukitan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel