Banjir di Aceh Tamiang, Satu Warga Ditemukan Meninggal Dunia

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang warga Aceh Tamiang ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus banjir. Korban bernama Lidin (36) warga Desa Alur Cantik, Kecamatan Bendahara.

"Korban terseret arus banjir saat berada di kawasan persawahan desa setempat," kata Kapolsek Bendahara Iptu, Tarmidi.

Dia menjelaskan, kejadian itu terjadi pagi tadi, Sabtu (5/11). Korban diketahui selama ini mengalami keterbelakangan mental.

Menurut kesaksian warga, tutur Tarmidi, Lidin pergi ke area persawahan seorang diri. Diduga ia jatuh dalam arus banjir yang tadi pagi masih deras.

"Diduga dia tak bisa berenang dan tenggelam dalam banjir," ujarnya.

Warga yang mengetahui kejadian itu, kemudian mencari keberadaan Lidin. Sekitar satu jam pencarian, korban ditemukan dalam keadaan terapung, telah meninggal dunia.

Jasad korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Rintisan Butsi, Desa Alur Cantik, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang untuk dikebumikan.

Banjir dengan skala besar melanda Kabupaten Aceh Tamiang sejak Minggu (30/10) lalu. Seluruh kecamatan di kabupaten tersebut terdampak. Lebih dari 11 ribu keluarga terpaksa mengungsi.

Jalur transportasi antara provinsi Aceh dan Sumatera Utara lumpuh total akibat beberapa titik jalan putus direndam banjir. Antrean kendaraan pengangkut logistik, penumpang, dan mobil pribadi, mengular tak bisa lewat hampir sepekan. [cob]