Banjir di Aceh Tamiang Sebabkan Jalur Transportasi Lumpuh

Merdeka.com - Merdeka.com - Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang hampir sepekan terjadi. Hingga Sabtu (5/11) siang, banjir belum juga surut. Akses transportasi di jalan lintas nasional Banda Aceh-Medan masih lumpuh.

Pemerintah setempat menyebut ada sekitar 79 desa terisolir. Suplai bantuan untuk korban banjir tak bisa dibawa pakai kendaraan mobil ataupun perahu karet lantaran desa yang terisolir itu ada di hulu.

79 desa yang terisolir tersebut tersebar di 12 kecamatan yang ada di Aceh Tamiang.

"Rencananya kalau cuaca mulai sedikit bagus akan kita suplai pakai helikopter," kata Juru Bicara Pemerintah Aceh Tamiang, Agusliayana Devita.

Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah setempat, banjir Aceh Tamiang itu melanda 141 desa di seluruh kecamatan, usai daerah itu diguyur hujan sejak Minggu (30/10) lalu.

Imbasnya air sungai meluap ke permukiman penduduk dengan ketinggian 1 hingga 2 meter. Sedikitnya 11 ribu lebih keluarga mengungsi di 267 titik pengungsian. [cob]