Banjir di Makassar akibat Perusahaan Pengembang Tutup Saluran

Mohammad Arief Hidayat, Irfan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelaksana tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan salah satu penyebab banjir di Kota Makassar karena penyumbatan aliran sungai di jembatan dan penutupan saluran oleh perusahaan pengembang. Hal itulah menyebabkan air sungai cepat meluap dan merendam permukiman warga.

"Ada bottle neck di jembatan oleh betonisasi sehingga menyumbat aliran. Juga terdapat jembatan dan penutupan saluran oleh developer perumahan serta aliran Sungai Tallo membelah kota menghalangi anak sungai ketika meluap dan tertahan air pasang saat hujan," kata Sudirman melalui keterangannya, Senin, 15 Maret 2012.

Bersama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Sudirman pada Minggu, meninjau pengerukan Sungai Balangturungang Daya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Menurutnya, peninjauan itu sebagai bentuk penanganan masalah banjir yang kerap terjadi di beberapa titik di kota Makassar, akibat tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir.

Selama beberapa hari pada pekan lalu, Kota Makassar dilanda banjir. Dalam tiga bulan terakhir, warga Makassar sudah tiga kali didatangi banjir.

Sudirman menyatakan, butuh kegiatan normalisasi saluran dengan membongkar bottle neck beton dan jembatan penyempit, tanggul sungai. Selain itu, dibutuhkan penambahan kolam regulasi untuk menekan volume aliran serta mereduksi dampak banjir ke sekitar.

Dengan demikian, Sudirman mengajak seluruh stakeholder untuk turun bersama-sama menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Makassar.

Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Adenan Rasyid, mengaku telah melakukan upaya penanganan banjir dengan kembali melakukan pembersihan tanaman liar sekaligus melakukan penggalian untuk menormalkan arus sungai.

"Tadi alat kita sudah mulai bekerja. Insyaallah target kita satu bulan untuk membersihkan ruas yang sudah kita tentukan. Ada beberapa bangunan yang menghambat aliran dan kita sudah minta aparat pemerintah setempat untuk membantu mengaturnya," ujarnya.

Pembersihan arus sungai yang dikerjakan kali ini, katanya, pengerjaan sisi lain jembatan Daya dari sisi lainnya yang sebelumnya sudah dikerjakan pada bulan lalu.