Banjir di Pasuruan, 2 Warga Tewas Terseret Arus

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi banjir. (dok. pixabay/@hermann)

Liputan6.com, surabaya - Sri Susminanti dan Nanda Sekar Arum, warga Dusun Genuk Watu, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jatim, ditemukan tewas terseret banjir di wilayah setempat pada Rabu 3 Februari 2021.

Kepala Desa Kepulungan Didik Hartono mengatakan, korban ditemukan pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB di dua lokasi yang berbeda.

"Korban Susminarti ditemukan sekitar 1 kilometer dari tempat tinggalnya yang kini sudah rata dengan tanah," katanya dikutip dari Antara, Kamis (4/2/2021).

Ia mengatakan, masyarakat yang menemukan keberadaan korban, langsung melakukan evakuasi dengan kantong jenazah ke RS Asih Abyakta. Sementara korban hilang yang bernama Nanda Zeni Sekar Arum ditemukan di Dusun Tempel, Desa Legok, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

"Korban kedua ditemukan beberapa kilometer dari tempat kejadian. Kini keduanya sudah disalatkan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat," ujarnya.

Ia mengatakan akibat kejadian banjir bandang itu, sebanyak enam rumah rata dengan tanah akibat terseret banjir, sebelas rumah mengalami kerusakan berat dan sebanyak 13 rumah mengalami kerusakan sedang.

Di lokasi kejadian, warga menggelar tahlil kepada kedua korban sebelum dikuburkan di pemakaman umum. Beberapa anggota keluarga juga tampak menangis atas kepergian anggota keluarganya. Bahkan ada salah satu keluarga yang pingsan di dekat jenazah dua korban tersebut.

Tiba-Tiba

Kepala Kepolisian Sektor Gempol Kompol Kamran di lokasi mengatakan dari keterangan warga, dua korban saat kejadian sedang duduk di teras rumah.

"Dengan tiba-tiba air menggerus rumah mereka dari belakang dan menyeret korban hingga ditemukan tewas," katanya.

Sebelumnya, pada Rabu (3/2/2021) hujan deras mengguyur kawasan Pasuruan hingga mengakibatkan puluhan rumah mengalami kerusakan.