Banjir di Tangerang Makin Parah, Warga Minta Belum Tersentuh Bantuan

Dedy Priatmojo, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 1 menit

VIVABanjir yang melanda wilayah Villa Tomang Baru RT 04/RW 14, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang belum juga surut. Bahkan debit air pun saat ini makin tinggi sekitar 1,5 meter dari yang sebelumnya 1,2 meter.

Ketua RT 04, Nanang mengatakan, hingga kini sebanyak 40 kepala keluarga masih mengungsi di posko pengungsian yang berada di Gedung Serba Guna RW 14 Villa Tomang.

"Air bukannya surut malah makin tinggi. Makanya, warga belum ada yang berani balik ke rumah, semua masih tetap di posko pengungsian," katanya, Minggu, 21 Februari 2021.

Ia menjelaskan, meningkatkan debit air yang merendam puluhan rumah warga, diakibatkan adanya buangan air dari wilayah Total Persada, Priuk, Kota Tangerang. Belum lagi, tanggul yang jebol, lantaran tidak mampu menahan beban air.

"Banjir disini itu karena luapan Kali Cirarab, ditambah buangan air banjir dari pompa yang ada di Total Persada sama Mutiara Pluit, belum lagi tanggul yang jebol, jadi makin tinggi debit airnya yang merendam rumah kita," ujarnya.

Adanya hal ini, warga pun meminta kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mengirimkan pompa air ke wilayah setempat, agar air bisa segera surut. Ditambah, warga meminta adanya perhatian pemerintah untuk mendirikan dapur umum.

"Kita minta perhatiannya dari pemerintah, untuk segera kirim pompa air, karena kalau tidak dengan cara itu, air lama surutnya, mengingat di Kota Tangerang, juga buang air pompanya ke wilayah kita. Lalu, kita juga minta adanya dapur umum, sejauh ini kita semua swadaya," ungkapnya.