Banjir hingga 3 Meter, 230 Warga Kampung Melayu-Kampung Pulo Mengungsi

Bayu Nugraha, Willibrodus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Warga Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, terendam banjir akibat luapan air dari Kali Ciliwung. Banjir setinggi tiga meter ini terpaksa membuat warga setempat mengungsi.

Lurah Kampung Melayu Setiawan mengatakan, sejak Minggu, 7 Februari 2021, sebanyak 230 jiwa warga harus mengungsi akibat permukiman mereka terendam air. "Rinciannya 75 KK (kepala keluarga), 137 dewasa, 30 lansia, 31 anak-anak, dan balita 32. Jumlahnya (pengungsi) hari ini naik," kata Setiawan saat dikonfirmasi di Jatinegara.

Setiawan menambahkan, bahwa posko-posko pengungsian yang telah disediakan siap menampung warga yang terdampak banjir. Mereka yang mengungsi didominasi oleh warga yang bermukim di Kampung Pulo dan Kampung Melayu.

"Posko pengungsian berada di kantor Kelurahan, SD Negeri 01 dan 02, SMP Negeri 26, Masjid Ijtihadul Ikhwan RW 08, dan Masjid Ruhul Islam di RW 07," tambahnya.

Dilanjutkan dia, posko pengungsian di sekolah dibatasi hanya untuk 20 jiwa dan untuk kantor Kelurahan 40 jiwa. Sementara untuk kebutuhan warga, akan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

"Daya tampung keseluruhan posko pengungsian sekitar 750 orang. Untuk kebutuhan warga yang mengungsi kita koordinasi dengan Sudin Sosial, BPBD, termasuk Puskesmas," lanjut Setiawan.

Baca juga: Warga Kebon Pala Jaktim Pilih Terobos Banjir