Banjir Jakarta Umumnya Bisa Ditangani Dalam Waktu Kurang dari Enam Jam

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan target banjir Jakarta surut setelah enam jam sejak tahun lalu. Bagaimana dengan banjir pada akhir pekan lalu? Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan jika jajarannya berupaya mengatasi banjir Jakarta sesuai target.

Ia menyatakan jika sebagian wilayah Ibu Kota yang terendam banjir masih dapat ditangani kurang dari enam jam. Sementara untuk wilayah yang terendam lebih dari enam jam, disebutnya tidak banyak.

"Sejauh ini secara umum, (target) itu bisa dipenuhi sebelum 6 jam. Kalau ada yang lebih itu dicek. Tidak banyak, di daerah yang memang sangat rendah dan intensitas hujannya tinggi lebih dari 100mm/hari," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (8/11/2021) melansir dari Liputan6.com.

Pada hari Selasa (9/11), Riza melaporkan tidak ada genangan atau banjir selama intensitas hujan ringan. Ia juga mengatakan genangan atau banjir di Jakarta disebabkan curah hujan ekstrem.

"Alhamdulillah sampai hari ini sampai ke depan tidak ada banjir di Jakarta. Karena hujan ekstrem ada genangan-genangan di beberapa titik," ucap Riza di Balai Kota, Selasa (9/11) melansir dari Merdeka.com.

Upaya Genangan Air Surut

Sebagai penanggulangan banjir, Pemprov DKI telah menyiapkan pompa statis dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), pompa dari Dinas Pemadam Kebakaran, hingga lokasi pengungsian.

"Dengan upaya-upaya genangan itu surut kembali, karena kita membuat sumur resapan, olak-olakan termasuk menghadirkan pompa statis dan mobile bahkan pompa damkar dalam upaya memindahkan air," jelasnya.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta menyebabkan sejumlah wilayah dilanda banjir, Minggu (7/11). Salah satunya Kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Kawasan Kemang terendam banjir dengan ketinggian beragam.

Camat Mampang, Jaharudin menuturkan, genangan di Jalan Raya Kemang tidak parah. Laporan pukul 15.00 WIB, ketinggian berkisar 20 centimeter sampai 30 centimeter.

Kemudian, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Insaf menyatakan, sebanyak 91 RT masih terendam banjir hingga Senin (8/11), pukul 06.00 WIB.

Kata dia, 91 RT tersebut mayoritas berada di Jakarta Timur dengan 70 RT. Lalu sisanya 21 RT berlokasi di Jakarta Selatan.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel