Banjir Jateng Ternyata Ulah Anies Baswedan, Cek Faktanya

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Media sosial kembali dibuat heboh. Kali ini, akun facebook Dukung Jokowi 3 Periode mengunggah foto yang memperlihatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah berdiri di samping kali, tampak sejumlah orang berada di belakang Anies. Postingan tersebut mengklaim bahwa banjir di Jawa Tengah adalah ulah Anies yang memindahkan air dari Jakarta ke Jawa Tengah menggunakan portal.

"Pantas saja Jateng kebanjiran ternyata ini ulah Anies. Dengan kekuatan portal dia memindahkan air dari Jakarta menuju Jawa Tengah. Sangat ga bener ini. Anies kapan tobatmu nis…. Tidak bosankah membuat Indonesia menjadi kacau akibat kelakuanmu?,” begitu narasi dalam unggahan itu.

Beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan penyebab banjir yang terjadi di sejumlah wilayahnya bukan hanya disebabkan faktor curah hujan yang tinggi, namun ada sejumlah faktor lain yang dinilai cukup mengkhawatirkan jika tidak diitangani dengan baik.

“Jadi ini ada faktor kerusakan hutan dan alih fungsi lahan di gunung dan penurunan tanah (land subsidience) di pesisir pantai. Dan daerah Pantura Jawa Tengah ini termasuk yang penurunan tanahnya cukup mengkhawatirkan.” kata Ganjar 26 Februari lalu.

Menurutnya, faktor penyebab banjir tersebut berakibat terbentuknya cekungan di tengah kota sehingga debit air yang tinggi dari hulu tidak mengalir ke laut.

Cek Fakta

Dilansir dari turnbackhoax.id, klaim banjir Jawa tengah karena ulah Anies yang memindahkan air dari Jakarta ke Semarang menggunakan portal adalah tidak benar dan termasuk dalam kategori satire/parodi.

Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta), foto editan dan tidak ada kaitannya dengan banjir di Jateng.

Ditemukan foto identik pada artikel jakrev.com berjudul “Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Siagakan 450 Pompa Antisipasi Banjir” diunggah pada 13 November 2018. Foto itu diabadikan saat Anies Baswedan melihat debit air di pintu air Manggarai, Jakarta Selatan.