Banjir Konten Kreatif, Potensi Anak Muda Indonesia Diakui Dunia

Donny Adhiyasa
·Bacaan 2 menit

VIVA – Selain sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dan mempunyai alam yang indah, Indonesia merupakan negara yang tingkat kreativitasnya sangat tinggi. Tak sedikit anak muda Indonesia yang bekerja untuk rumah produksi tingkat dunia.

Setiap harinya pun kita kerap disuguhi konten-konten kreatif karya anak bangsa. Ide kreatif yang berlimpah ini merupakan sumber daya yang tanpa batas dan memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi yang tentunya sejalan dengan semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2020 lalu.

Melihat potensi yang besar ini, Amara Pameran Internasional berkolaborasi dengan Danumaya Dipa dan didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), menggelar perhelatan industri kekayaan intelektual pertama dan terbesar di Asia Tenggara yang diberi tajuk Indonesia International Licensing Show 2020.

Indonesia International Licensing Show (IILS) adalah pameran dagang pertama di Indonesia yang mempertemukan semua pihak di industri Kekayaan Intelektual, termasuk kreator, pemilik brand, agensi, dan pemerintah.

IILS 2020 ini diadakan secara daring dan mendapat animo yang sangat tinggi baik dari insan kreatif maupun pelaku bisnis kekayaan intelektual pada 20-22 Oktober 2020 lalu, dimana tak kurang dari 1700 peserta menghadiri webinar tersebut dengan antusias.

Webinar IILS 2020 menghadirkan para pembicara yang berkompeten di industri lisensi kekayaan intelektual, salah satunya adalah Vikram Sharma, selaku General Manager Warner Bros Consumer Products yang memaparkan perencanaan mereka kedepannya dan IP apa saja yang mereka tangani.

“IILS 2020 yang digelar secara virtual membuka kesempatan bagi siapa saja untuk ikut hadir, secara virtual. Peserta yang berasal dari kota selain Jabodetabek atau bahkan dari luar jawa juga mendapat kesempatan untuk mengembangkan IP mereka. Meski pandemi, namun ini justru momen yang baik memeratakan informasi terkait HKI,” ungkap chairman IILS 2020, Mochtar Sarman dalam rilis kepada VIVA.

Mochtar Sarman kembali menambahkan bahwa Indonesia adalah kunci strategis untuk memasuki pasar Asia oleh pelaku lisensi dunia. Di sisi lain, kita juga mempunyai sumber daya kreatif yang luar biasa berlimpah.

Dengan kata lain, kita mempunyai 2 elemen vital dalam industri lisensi, kreator dan pasar. Sehingga ini adalah kesempatan emas kita untuk memasuki pasar lisensi internasional.

Sederet jenama internasional yang turut bergabung dalam acara ini, antara lain adalah Sashim Parmanand - CEO One Animation, Dennis Tan - VP Brand and Retail Marketing ViacomCBS.

Selain itu, para praktisi dalam negeri yang ambil bagian antara lain Aji Pratomo (Founder INFIA), Ario Tamat (CEO Karya Karsa), Faza Meonk (CEO Pionicon), Faza Sulthon (CEO Hompimpa Studio), Ivan Chen (CEO Anantarupa Studio), Adib Hidayat (Jurnalis Musik), Bismarka Kurniawan (CEO Bumilangit), serta deretan nama-nama pelaku industri IP yang sudah berkompeten dan berpengalaman.