Banjir Lahar Dingin Merapi Akibatkan Seorang Tewas

TEMPO.CO, Yogyakarta- Satu penambang pasir di Sungai Gendol lereng Gunung Merapi yang hanyut akibat banjir tewas. Ia ditemukan oleh tim Search and Rescue di dusun Suruh, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Sleman.

Hujan deras yang mengguyur puncak Merapi membuat sungai-sungai yang berhulu di gunung itu banjir lahar dingin, Selasa 12 Februari 2013,  Akibatnya dua truk penambang pasir hanyut, empat truk terjebak dan satu alat berat backhoe terendam di Kali Gendol. Satu korban lagi luka dan shock dibawa ke rumah sakit Panti Nugroho, Pakem, Sleman. "Satu korban ditemukan di dusun Suruh, Argomulyo," kata Kepala Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman Heri Suprapto.

Salah satu sopir truk penambang pasir Dosi Subagyo, 45 tahun warga Grobogan, Jawa Tengah luka parah karena terseret aliran Kali Gendol saat banjir. Kini ia dirawat di Rumah Sakit Panti Nugroho, Pakem, Sleman.

Sedangkan korban tewas belum diketahui identitasnya. Kini mayat korban dibawa oleh tim Palang Merah Indonesia ke Rumah Sakit Umum Pusat Sardjito, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebelumnya, tewas terseret lahar dingin sejauh 3,5 kilometer. "Dua orang itu merupakan penambang pasir di Kali Gendol," kata Sumadi, 40 tahun, warga Dusun Manggong, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman.

MUH SYAIFULLAH 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.