Banjir Lumpuhkan Fasilitas Publik Jakarta

Jakarta (ANTARA) - Banjir yang melanda Ibukota akibat hujan terus- menerus sejak beberapa hari dan puncaknya Kamis siang telah mengakibatkan sejumlah fasilitas umum seperti jalan raya, kereta rel listrik (KRL), bus Transjakarta hingga listrik mengalami kelumpuhan.

Aktivitas penduduk nyaris lumpuh dan perkantoran terganggu akibat jalanan digenangi banjir. Selain kemacetan akibat genangan air di jalan, maka pengendara motor dan pengemudi mobil harus berjuang keras menghadapi kepungan banjir di jalan.

Banyak sepeda motor yang akhirnya harus didorong karena mogok akibat pengendaranya nekad menerobos genangan air yang cukup tinggi melebihi knalpot motor.

Jalan-jalan protokol juga tak luput dari genangan air. Di sekitar patung kuda Jalan Thamrin-Silang Monas, genangan air sempat setinggi mata kaki orang dewasa. Banyak pegawai dan karyawan yang berkantor di sekitarnya kesulitan untuk masuk kerja.


Pada pukul 10.00 WIB, genangan air yang panjang terlihat mulai dari perempatan Jalan Pemuda-Jalan Pramuka hingga Pasar Genjing, terutama di jalur lambat dari arah Jalan Pemuda menuju Salemba. Ketinggian air mulai dari betis orang dewasa hingga mata kaki.

Genangan air cukup tinggi, hingga lutut orang dewasa juga terjadi di perempatan Salemba, dari arah Jalan Kramat. Namun lalu lintas dari Jalan Pemuda hingga Jalan Proklamasi cukup lancar meski di perempatan Salemba dari arah Jalan Kramat agak tersendat.

Lalu lintas di ruas Jalan MH Thamrin hingga Jalan Sudirman Jakarta juga macet total akibat banjir yang menggenangi daerah bundaran Hotel Indonesia.

Ketinggian air di Bundaran Hotel Indonesia yang mencapai pinggang orang dewasa menghadang semua kendaraan yang hendak melintasi daerah tersebut.

Dari arah Sudirman, ratusan mobil dan motor terjebak kemacetan mulai jembatan Dukuh Atas hingga Semanggi dan kesulitan untuk berbalik arah, karena padatnya kendaraan di belakangnya.

Bus Transjakarta juga terhenti bersama kendaraan lain yang masuk ke jalur bus tersebut tanpa bisa berbalik arah.

Ratusan pengedara sepeda motor yang nekad menerobos Bundaran Hotel Indonesia juga harus menyerah dan berbalik arah melihat tingginya air yang menghadang.


KRL lumpuh


Sementara itu, sejumlah penumpang KRL Jabodetabek dari Depok yang hendak menuju rute Jakarta Kota atau Tanah Abang terpaksa meninggalkan Stasiun Depok Baru karena KRL dari Bogor maupun Depok hanya bisa diberangkatkan hingga Stasiun Pasar Minggu akibat banjir yang telah menggenangi Stasiun Kalibata.

Kepala Stasiun Depok Baru Acep Agus mengatakan jalur rel KRL di Stasiun Manggarai, Tebet, Cawang hingga Kalibata telah digenangi banjir.

"Kalau banjir dan disana terendam air cukup tinggi, kabel dibawahnya bisa menyebabkan korsleting," kata Acep Agus.

Karena itu, sejumlah penumpang akhirnya memutuskan untuk mencari alternatif transportasi lain untuk bisa sampai tujuan. Salah satunya adalah Ratu Alia yang mengatakan mencari alternatif transportasi lain untuk bisa sampai ke tempat kerjanya.

"Sudah nunggu hampir satu jam," katanya.

Sementara itu, penumpang lain yang bernama Firmansyah mengatakan akan nekad naik kereta hingga Pasar Minggu untuk melanjutkan dengan bus.

"Niatnya ingin ke arah Harmoni, tapi mungkin saya akan naik hingga Pasar Minggu dan melanjutkan dengan bus Transjakarta," katanya.

Sedangkan Margono justru berencana untuk kembali pulang ke rumahnya akibat banjir tersebut.

"Tujuan saya Stasiun Tebet, tapi sepertinya akan pulang saja, saya sudah diberi izin untuk tidak masuk. Di Tebet juga banjir," katanya.


Busway tak beroperasi


Sementara itu, Kepala Badan Layanan Umum Transjakarta Muhamad Akbar mengatakan TransJakarta berhenti beroperasi di seluruh koridor akibat genangan banjir yang menutupi jalan-jalan yang menjadi rute bus tersebut.

"Semua bus tidak dapat beroperasi di seluruh koridor untuk sementara karena ada rute-rute yang jalanannya tertutup genangan air sehingga bus tidak bisa lewat," kata Muhamad Akbar


Menurut dia, koridor I TransJakarta rute Blok M-Kota terhalang genangan air di kawasan Thamrin, sedangkan koridor II rute Pulo Gadung-Harmoni terhalang genangan air di Pulo Mas dan sekitarnya.

"Untuk koridor III rute Kalideres-Pasar Baru menjadi koridor yang paling parah terdampak banjir, khususnya di daerah Dispenda, Rawa Buaya dan Daan Mogot," jelasnya.

Sementara koridor IV rute Pulo Gadung-Dukuh Atas terhalang banjir di daerah Matraman dan Manggarai. Sedangkan Koridor V rute Ancol-Kampung Melayu terhalang genangan air di Pedongkelan Ancol dan sekitar Kampung Melayu.

Koridor VI rute Dukuh Atas-Ragunan terhalang oleh genangan air di Ragunan dan Koridor VII rute Kampung Melayu-Kampung Rambutan juga tertutup genangan air di sekitar Kampung Melayu dan sepanjang Otto Iskandardinata. Sedangkan koridor VIII rute Lebak Bulus-Harmoni terhalang banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan di Daan Mogot.

"Koridor IX rute Pinang Ranti-Pluit tidak dapat dilewati akibat genangan air setinggi 80 sentimeter di Grogol. Sementara koridor X rute Tanjung Priok-Cililitan tertutup genangan air di Kebon Nanas dan Plumpang," katanya.

Untuk koridor terakhir, lanjut dia, yaitu koridor XI rute Kampung Melayu-Wali Kota Jakarta Timur terhalang genangan air di sekitar Otto Iskandardinata.

Akbar mengatakan bus TransJakarta baru akan kembali beroperasi setelah banjir atau genangan air yang menutupi rutenya mulai surut.


Motor masuk tol


Sulitnya pengendara sepeda motor berkendara di jalan raya akhirnya mendorong mereka untuk masuk ke jalan tol. Sejumlah pengendara sepeda motor dari arah Sunter, Jakarta Utara menuju Jatinegara, Jakarta Timur melintas di jalan layang bebas hambatan Wiyoto Wiyono karena jalan di bawahnya terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 60 centimeter.

"Saya terpaksa naik jalan layang tol karena jalan di bawah terendam air setinggi paha orang dewasa," kata salah seorang pengendara motor yang melintas bernama Galih.

Menurut dia, air menggenang mulai dari depan kantor Astra Honda Motor di Sunter hingga sekitar Cempaka Putih.

Berdasar pantauan ANTARA, sejumlah kendaraan roda empat juga terjebak di depan Gedung Gudang Garam mengarah ke Rawa Sari akibat genangan air tersebut.

Banjir juga mengakibatkan beberapa mesin kendaraan roda dua dan empat mati akibat tingginya air sehingga masuk ke knalpot.

Sejumlah petugas kepolisian terlihat berjaga mengatur lalu lintas karena banyaknya kendaraan roda dua yang melintas di jalan layang, baik yang menggunakan jalur satu arah maupun melawan arah.

Kendati rambu yang dipasang pihak kepolisian meminta pengendara sepeda motor untuk turun di pintu tol Rawamangun, sejumlah pengguna kendaraan roda dua tetap diperbolehkan melintas hingga pintu tol Jatinegara.


Memang izinkan


Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk David Wijayatno mengakui pihaknya memberikan izin sepeda motor dalam situasi darurat untuk memasuki jalan tol, menyusul kemacetan luar biasa akibat banjir di sejumlah ruas jalan di Jakarta.

"Jika memang diarahkan petugas kepolisian, silahkan saja, sepeda motor masuk jalan tol, khususnya di bahu jalan tol. Ini kan situasinya darurat. Jalan arteri di kanan kiri tol sudah tak bisa dilalui karena banjir," kata David Wijayatno.

Namun, kata dia, demi keselamatan pengendara sepeda motor, pihaknya menyiapkan sejumlah petugas Jasa Marga di lapangan untuk memasang sejumlah rambu pembatas agar mereka tak masuk hingga ke badan jalan.

Sejumlah titik di tol dalam kota Jakarta yang sudah dilalui sepeda motor, kata dia, antara lain ruas Jatiwaringin-Cawang karena arteri Pondok Gede- Cawang macet total, Cawang - Tomang dan Tomang - Kebonjeruk.

"Sejumlah ruas tol kami juga ada genangan di beberapa titik seperti Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta di KM15, Tol Kamal arah Bandara Soekarno Hatta di kedua arahnya pada KM 25, KM2 tol Tangerang arah Jakarta, di sekitar Grogol depan Trisakti," katanya.

Tinggi genangan saat dilaporkan Kamis pagi mencapai 20 centimeter hingga 50 centimeter. Namun, menjelang siang genangan berangsur surut.

Kabag Humas PT Jasa Marga Tbk, Wasta Gunadi mengatakan rata-rata pengendara sepeda motor masuk ke dalam tol melalui pintu keluar tol.

"Jadi, mereka masuk dari pintu keluar, kemudian masuk tol sehingga melawan arah," katanya.

Wasta memberikan contoh, pengendara sepeda motor yang hendak ke arah Tomang dari sekitar Cawang masuk dari pintu keluar Pancoran, kemudian menyusuri bahu jalan tol sebelah kiri ke arah Jakarta, padahal arus tolnya ke arah Cawang.

Sementara itu, kondisi arus lalu lintas di seluruh jaringan tol Dalam Kota milik BUMN itu secara umum sejak pagi hingga menjelang siang dilaporkan masih macet dan cenderung tidak bergerak.

Ditanya apakah ada kemungkinan memberikan hadiah kepada pengguna tol dengan gratis? David menegaskan, kalau soal itu, kewenangannya ada di Kementerian Pekerjaan Umum karena soal tarif, ditetapkan oleh keputusan menteri.

"Itu kewenangan Menteri Pekerjaan Umum. Jika soal manajemen arus lalu lintas, itu ada di kepolisian," katanya.


PLN padamkan gardu


Banjir di Jakarta juga berdampak pada layanan listrik bagi warga ibukota. PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang memadamkan setidaknya 866 gardu distribusi sebagai langkah pengamanan saat banjir.

Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Irwan Darwin mengatakan, pemadaman gardu merupakan langkah pengamanan demi demi keselamatan pelanggan.

"Sampai dengan pukul 12.30 WIB, terdapat kurang lebih 866 gardu yang dipadamkan di wilayah Jakarta dan Tangerang," katanya.

Menurut dia, gardu-gardu tersebut berlokasi di Area Menteng, Cempaka Putih, Tanjung Priok, Marunda, Pondok Kopi, Bandengan, Teluk Naga, Cikupa, Cengkareng, Kebon Jeruk, dan Bulungan.

Ia mengatakan, ada beberapa alasan mengapa PLN memutuskan aliran listrik yaitu apabila rumah pelanggan kebanjiran, gardu distribusi kebanjiran, gardu distribusi dan rumah pelanggan kebanjiran, atau gardu induk kebanjiran.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang terkena banjir untuk melakukan langkah-langkah pengamanan," katanya.

Langkah pengamanan yang bisa dilakukan antara lain memastikan "meter circuit breaker" (MCB) atau sekering dalam posisi mati, mematikan semua peralatan listrik dengan mencabut kabel dari stop kontak, serta setelah banjir surut dan keadaan aman, mengeringkan dengan sempurna peralatan listrik seperti saklar dan stop kontak yang sempat terendam banjir sebelum digunakan kembali.

PLN juga telah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir di wilayah Jakarta dan Tangerang seperti Teluk Naga, Bulungan, dan Kampung Melayu.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.