Banjir rob kembali landa kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Banjir rob kembali melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, menyusul terjadinya pasar air laut, Senin.

Direktur Polairud Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Haryadi di Semarang, Senin, mengatakan ketinggian banjir rob bervariasi antara 40 hingga 80 cm.

Beberapa waktu lalu, banji rob juga terjadi di kawasan pelabuhan setempat.

Dia menjelaskan beberapa titik yang dilanda rob, antara lain kawasan PT Lamicitra, kawasan terminal penumpang, kawasan di depan terminal peti kemas, dermaga nusantara, serta sekitar Pos I pelabuhan.

"Kawasan Lamicitra ketinggian sekitar 80 cm, kawasan depan terminal penumpang dan terminal peti kemas sekitar 50 cm," katanya.

Baca juga: Peneliti: Banjir rob ekstrem dipicu gelombang tinggi di laut

Berdasarkan prakiraan BMKG memang terjadi potensi air pasang laut dengan ketinggian antara 0,4 hingga 1,1 meter.

Upaya yang dilakukan, lanjut dia, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan Semarang tersebut.

"Tim SAR Ditpolaiud disiagakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk bantuan kemanusiaan," katanya.

Mesin pompa tambahan, lanjut dia, juga disiagakan untuk menyedot air yang menggenangi akses-akses utama di Pelabuhan Tanjung Emas.

Ia menambahkan pendataan juga dilakukan terhadap kondisi tanggul-tanggul laut di kawasan pelabuhan, termasuk penanganan darurat jika diperlukan.

Baca juga: Perubahan iklim dan penurunan muka tanah picu banjir di Jawa Tengah
Baca juga: Antisipasi rob, perusahaan wilayah pesisir diminta perkuat tembok laut
Baca juga: Penanganan banjir rob Semarang dicek Menteri PUPR

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel