Banjir Tangerang, Seorang Ibu Hamil Dievakuasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kejadian dramatis terjadi di tengah banjir di Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu (20/2/2021).

Seorang ibu yang tengah hamil 34 minggu mengalami kontraksi hingga harus segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Bersama dengan anak pertamanya dan seorang pria yang merupakan kerabatnya, mereka bahu membahu melompati pagar rumahnya untuk naik ke atas perahu karet. Meski terlihat susah payah karena dalam kondisi hamil, wanita berhijab tersebut akhirnya bisa naik ke atas perahu.

Terlihat berkali-kali ibu hamil tersebut mengatur napasnya yang mulai kepayahan.

"Kaya kontraksi, mulai tegang perutnya," katanya sembari terus mengelus-ngelus perutnya.

Namun, dia tetap berusaha tenang lantaran ada puteri pertama yang juga harus dijaganya. Di atas perahu karet, sang ibu juga ditemani seorang bidan untuk membawanya ke rumah sakit.

Evakuasi Mandiri

Proses evakuasi ibu hamil yang terkepung banjir di rumahnya di Ciledug Indah, Kota Tangerang, Sabtu (20/2/2021). (Foto:Liputan/Pramita Tristiawati)
Proses evakuasi ibu hamil yang terkepung banjir di rumahnya di Ciledug Indah, Kota Tangerang, Sabtu (20/2/2021). (Foto:Liputan/Pramita Tristiawati)

Evakuasi secara mandiri juga dilakukan pasangan suami istri yang membawa anaknya yang masih berusia 3 bulan di Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Fadil mengaku, terpaksa mengungsikan istri dan anaknya ke rumah mertuanya lantaran air luapan Kali Sabi, tak juga surut.

"Kasian, khawatir nanti malam hujan dan banjir lagi. Jadi lebih baik ngungsi dulu," katanya.

Hingga malam ini, masih banyak pemukiman yang terendam banjir. Seperti di Kawasan Industri Manis, Kawasan Industri Jatake, Perumahan Mutiara Pluit Periuk, Perumahan Regency dan sekitarnya. Lalu, Perumahan Golden City Residence dan sekitarnya.

Sementara hingga pukul 19.40 WIB, hujan sudah kembali mengguyur kawasan Tangerang.

Saksikan video pilihan di bawah ini: