Banjir, Wali Kota Bogor Imbau Protokol Kesehatan Tetap Diterapkan

Agus Rahmat, Muhammad AR (Bogor)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengimbau warganya agar tetap mematuhi protokol kesehatan, walau di tengah bencana banjir. Terutama agar tetap menggunakan masker.

Imbauan itu disampaikan saat meninjau lokasi banjir yang merendam perumahan di wilayah Kota Bogor, Minggu 25 Oktober 2020.

"Ya tetap semua diperhatikan bahkan tim sar semuanya memakai masker juga semua. Jadi semua tetap harus memperhatikan protokol kesehatan, menggunakan masker," imbaunya saat meninjau lokasi banjir di Perumahan Griya Cimanggu Indah, Bogor.

Baca juga: Hujan Sejak Kemarin, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir

Ketua Satgas COVID-19 ini mengatakan, protokol kesehatan juga diawasi di lokasi penampungan bencana. Di sana warga tidak boleh berdesakan dan tetap harus menjaga jarak.

"Di tempat penampungan juga saya minta untuk dijaga juga supaya tidak berdesak-desakan di sana," katanya.

Lanjut Bima mengatakan, saat ini tercatat 14 titik lokasi bencana diantaranya Perumahan Taman Sari Persada, Pondok Aren, Cimahpah, Tanah Baru. Penyebab banjir sendiri akibat longsor dan lokasi merupakan perlintasan sungai.

Di lokasi yang sama, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Priatna Syamsah mengatakan, tercatat sebanyak 220 rumah di Kota Bogor terendam banjir dengan ketinggian dari 30-100 centimeter.

"Di lokasi Griya Cimanggu belum surut hingga saat ini akibat tertutup longsor," katanya.

Pantauan di lokasi, ratusan warga yang terkena dampak banjir di Perumahan Griya Cimanggu Indah, Kota Bogor, mengabaikan protokol kesehatan yakni tanpa mengunakan masker. Warga berbondong-bondong memancing di lapangan yang meluap menjadi danau dan anak-anak bermain saat banjir.

"Pakai maskernya ini jangan main banyakan," kata seorang ibu Sulastri memberikan masker kepada anaknya, Jeni.

Selain anak-anak, tampak puluhan warga memancing di lokasi. Para petugas yang tergabung dalam Satgas COVID-19 dan BPBD Kota Bogor langsung mengimbau warga agar tidak berkerumun.

"Bapak-bapak ibu-ibu pakai maskernya. Sayangi keluarga, jangan anak-anak tetap jaga jarak jangan berkumpul," kata petugas dari Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Saeral, Kota Bogor.

Banjir menrendam ratusan rumah di Kota Bogor sejak terjadi hujan deras, Sabtu 24 Oktober 2020.