Bank BTN dukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

·Bacaan 2 menit

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang diwujudkan dalam bentuk menjadi mitra dan kurator bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Banda Aceh.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi atas kesempatan yang diberikan kepada Bank BTN untuk mendukung dan menyukseskan acara Gernas BBI melalui program #pasarlautindonesia untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan UMKM kelautan dan perikanan," kata Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Haru mengungkapkan, saat ini, Bank BTN sesuai fokus bisnisnya pada pembiayaan perumahan sudah memberikan dukungan terhadap UMKM yang memiliki kaitan dengan sektor pendukung perumahan.

"Memperhatikan potensi bisnis yang bisa digali kegiatan ini Bank BTN juga akan meluaskan cakupan bisnisnya dengan memberikan dukungan pada UMKM olahan ikan maupun olahan kopi," ujar Haru.

Bank BTN, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan layanan dari segi permodalan, layanan transaksi untuk mendorong inklusi keuangan dan edukasi transaksi digital bagi pelaku usaha UMKM agar dapat berdiri di atas kaki sendiri, mampu bertahan dan bersaing di pasar domestik. Dengan dukungan tersebut, dia berharap pelaku UMKM mampu merambah potensi bisnis di mancanegara.

"Untuk acara di Banda Aceh ini, kita bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bank BTN mencoba menyasar UMKM yang dibina oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bank BTN memberikan modal kerja agar UMKM ini bisa berkembang, jika mereka sudah besar dan memiliki pendapatan tetap, kami lihat KPR subsidi bisa cocok untuk mereka," kata Haru.

Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar menambahkan potensi bisnis pembiayaan rumah di Provinsi Aceh besar. Apalagi masyarakatnya sebagian besar banyak yang bergerak di bidang wirausaha (UMKM).

"Bank BTN di Aceh ingin mendorong di samping usahanya juga dengan pembiayaan perumahan," ujar Hirwandi.

Menurut dia, saat ini, pangsa pasar BTN Syariah di Aceh untuk rumah subsidi mencapai di atas 70 persen. Pangsa pasar itu akan terus dipertahankan BTN Syariah, apalagi kini BTN Syariah merupakan satu-satunya bank Himbara yang ada di Provinsi Aceh.

Hingga akhir Juli 2021, Kantor Cabang BTN Syariah Banda Aceh membukukan aset Rp397 miliar atau naik 39 persen dibandingkan perolehan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp286 miliar. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan Rp392,5 miliar pada Juli 2021 melonjak 42 persen dibandingkan Juli 2020 yang sebesar Rp276,6 miliar.

Dari jumlah pembiayaan tersebut, kredit konsumer termasuk pembiayaan perumahan mencapai Rp342 miliar. Untuk dana pihak ketiga (DPK) hingga akhir Juli 2021 tercatat naik 35 persen menjadi Rp200 miliar dari Rp148 miliar per Juli 2020.

Baca juga: BTN dapat tambahan kuota KPR subsidi 18.500 unit
Baca juga: Gernas BBI, Aceh berpotensi jadi lumbung ikan nasional
Baca juga: Gernas BBI, 32 juta UMKM ditargetkan masuk pasar digital pada 2024

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel