Bank Dunia Perkirakan Laju Inflasi 5,5 Persen

  • Rencana kenaikan harga BBM sudah rugikan pengusaha angkutan

    Rencana kenaikan harga BBM sudah rugikan pengusaha angkutan

    Merdeka.com
    Rencana kenaikan harga BBM sudah rugikan pengusaha angkutan

    MERDEKA.COM. Wacana menaikkan kembali harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi telah membuat pengusaha transportasi rugi. Pasalnya, meski baru wacana, hal ini telah menaikkan harga penjualan komponen kendaraan.Ketua Umum DPP Organda, Eka Sari Lorena Soerbakti, mengaku sangat keberatan jika pemerintah menyetujui kebijakan tersebut."Karena pembicaraan seperti itu akhirnya harga sparepart naik. Tapi ketika BBM-nya tidak jadi naik dan sparepart-nya tidak turun lagi, kalau ada gosip mau naik …

  • Pantai Garut Kaya Abalon, 1 Kg Laku Rp 1 Juta

    TRIBUNnews.com

    TRIBUNNEWS.COM - Siapa sangka, abalon bisa didapat dengan mudah saat musimnya di pantai selatan Garut. …

  • Dunia dirgantara Indonesia sepi perhatian pemuda

    Dunia dirgantara Indonesia sepi perhatian pemuda

    Merdeka.com
    Dunia dirgantara Indonesia sepi perhatian pemuda

    MERDEKA.COM. Dunia penerbangan di Indonesia dewasa ini semakin bertumbuh. Tetapi, pertumbuhan tersebut tidak dibarengi dengan jumlah tenaga penerbang yang unggul.Hal itu membuat Asia Aero Flying Club merasa prihatin. Untuk mengatasi masalah tersebut, AAFC kemudian mencoba menarik minta generasi muda untuk mengenal dan mencintai dunia kedirgantaraan sipil."Kami ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa general aviation bukanlah hal yang spesial," ujar Ketua AAFC Robert Cau di sela acara …

Jakarta (ANTARA) - Ekonom Utama Bank Dunia Jim Brumby memperkirakan laju inflasi Indonesia pada akhir 2013 berada pada kisaran 5,5 persen atau lebih tinggi dari perkiraan pemerintah yang tercantum dalam APBN 2013 sebesar 4,9 persen.

"Inflasi pada tahun ini disebabkan adanya tekanan, dampak dari berbagai kebijakan pemerintah," ujarnya di Jakarta, Senin.

Jim mengatakan tekanan yang dapat meningkatkan laju inflasi tersebut berasal dari kebijakan upah minimun provinsi, pembatasan impor hortikultura dan kenaikan tarif tenaga listrik secara bertahap.

"Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari tingginya laju inflasi pada dua bulan pertama dan secara keseluruhan nantinya pada semester pertama 2013," ujarnya.

Menurut dia, perkiraan ini juga berada pada batas atas laju inflasi dari Bank Indonesia sebesar 4,5 persen plus minus satu persen, karena tingginya konsumsi domestik serta adanya pertumbuhan kredit.

"Tekanan di pasar properti menyebabkan adanya kenaikan harga yang kuat, sedangkan laju pertumbuhan kredit juga memerlukan pemantauan lebih lanjut," kata Jim.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan target laju inflasi pada akhir tahun 2013 sebesar 4,9 persen masih dapat tercapai, walaupun inflasi pada awal tahun tergolong tinggi.

"Pemerintah masih punya waktu, karena bulan-bulan berikutnya bisa deflasi," ujarnya.

Menurut dia, pada tahun ini masih mungkin terjadi pada deflasi pada Maret-April dan September-Oktober, sehingga kemungkinan laju inflasi pada akhir tahun 2013 tidak meningkat tajam.

BPS mencatat laju inflasi pada Februari 2013 yang mencapai 0,75 persen, merupakan angka tertinggi dibandingkan bulan yang sama dalam sepuluh tahun terakhir.

Sebelumnya, laju inflasi Januari tercatat 1,03 persen, sehingga laju tahun kalender 2013 mencapai 1,79 persen dan secara year on year (yoy) 5,31 persen. (ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...