Bank Dunia Pilih Presiden Baru, AS Kemungkinan Dipilih

Washington (AFP/ANTARA) - Para direktur Bank Dunia akan mengadakan pertemuan pada Senin untuk memutuskan siapa yang akan menjadi kepala lembaga sangat itu berikutnya, dengan semua memperkirakan bahwa AS akan terus mempertahankan posisinya.

Sementara calon AS telah menghadapi tantangan untuk pertama kalinya dalam 66 tahun, dari dua kandidat negara berkembang yang solid, ada sedikit keraguan bahwa pemegang saham Bank yang paling kuat -- Amerika Serikat, Eropa dan Jepang -- akan mendukung dokter Jim Yong Kim, seorang Amerika kelahiran Korea.

Setelah salah satu dari dua penantang, mantan menteri keuangan Kolombia Jose Antonio Ocampo, mengundurkan diri pada Jumat mengeluhkan bahwa proses seleksi semuanya politik, meninggalkan menteri keuangan Nigeria saat ini, Ngozi Okonjo-Iweala, sebagai penantang Kim.

Ada beberapa harapan dari para pengeritik Bank bahwa negara berkembang BRICS - Brazil, Rusia, India, dan China - mungkin menyatu di sekitar Okonjo-Iweala, veteran dua dekade bank, tetapi mereka terganjal ketika Moskow pada Jumat secara terbuka mendukung Kim.

Itu hampir menjamin bahwa tradisi bahwa Washington ditunjuk sebagai Kepala Bank Dunia dan Eropa memasok pemimpin Dana Moneter Internasional berjalan tidak berubah.

"Semua orang di dalam Bank mengasumsikan orang AS akan menang," seorang spesialis sektor pertanian Bank Dunia mengatakan kepada AFP.

"Satu-satunya cara mengatasinya adalah jika negara-negara Eropa menolak untuk mendukung calon Amerika Serikat. Dalam konteks saat ini, tampaknya tidak mungkin," kata Daniel Bradlow, seorang profesor hukum di American University di Washington.

Pemenang, yang mengatakan bank akan dipilih berdasarkan "konsensus" pada Senin pagi waktu Washington, akan menggantikan Presiden saat ini Robert Zoellick, mantan diplomat AS yang akan meninggalkan masa jabatan lima tahunnya pada akhir Juni.

Posisi ini penting bagi banyak negara berkembang. Presiden

mengawasi staf 9.000 ekonom, ahli pembangunan dan spesialis kebijakan lainnya, serta portofolio pinjaman yang mencapai 258 miliar dolar AS pada 2011.

Tahun lalu bank memberikan komitmen 43 miliar dolar AS untuk pinjaman baru dan hibah, membantu berbagai negara untuk mengembangkan infrastruktur, administrasi, dan sektor-sektor ekonomi penting mereka.

Seperti suksesi kepemimpinan tahun lalu di IMF, perlombaan untuk memimpin Bank Dunia telah memicu peregangan otot oleh penguasaan baru negara-negara berkembang dan negara miskin yang telah menyerukan proses lebih terbuka berdasarkan prestasi.

Masuknya ke dalam persaingan Ocampo dan Okonjo-Iweala, keduanya ekonom yang dihormati, memaksa beberapa diskusi tentang misi bank pembangunan.

"Sebelumnya, ketika hanya ada satu calon, dukungan AS dihitung untuk 99 persen dan kelayakan untuk satu persen," kata mantan ekonom Bank Dunia Uri Dadush


"Sekarang, dengan beberapa kandidat, kelayakan dihitung lagi. Tetapi itu bukan hal penting."


Meskipun demikian, pencalonan Kim oleh AS, seorang dokter medis dengan pengalaman mendalam melawan HIV/AIDS di negara berkembang dan kepala Dartmouth College yang bergengsi, menandai perubahan yang signifikan dari para bankir dan diplomat Amerika yang telah ditarik untuk memimpin Bank Dunia di masa lalu.

"Sudah waktunya untuk seorang profesional pembangunan memimpin badan pembangunan terbesar di dunia itu," kata Presiden Barack Obama saat mengumumkan pencalonannya pada Maret.

Tetapi para kritikus khawatir pengalaman Kim tidak cukup luas untuk menangani semua bidang yang berkaitan dengan Bank Dunia, mulai dari pengembangan infrastruktur hingga perlindungan lingkungan.(ar)