Bank Indonesia dorong peningkatan kapasitas UMKM Papua Barat

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat menyelenggarakan program kurasi, pelatihan dan peningkatan kapasitas UMKM berdikari (KASUARI) sebagai wahana untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM di wilayah itu.

Deputi Kepala Perwakilan BI Papua Barat Eko Listiyono di Manokwari, Jumat, mengatakan kegiatan KASUARI tersebut dalam rangka memberikan wawasan untuk pengembangan kapasitas pelaku kewirausahaan di Papua Barat.

"Dari program ini kami berharap dapat menjadikan UMKM Papua Barat naik kelas, dan menjadi tuan rumah di tanah sendiri," kata Eko di sela-sela tahapan kurasi (bimbingan) yang dilaksanakan di Kantor Perwakilan BI Papua Barat Jalan Condronegoro, Manokwari.

Menurut Listiyono, program KASUARI merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas bagi UMKM terkait aspek produksi, kelembagaan, keuangan, dan pemasaran produk yang dihasilkan.

Tahap pertama dimulai dengan proses kurasi terhadap 242 pelaku UMKM yang berasal dari seluruh wilayah di Papua Barat.

Dari jumlah itu, sebanyak 68 UMKM mengikuti proses kurasi secara luring atau offline dan sisanya sebanyak 174 UMKM akan mengikuti kurasi secara daring atau online.

"Setiap UMKM yang dikurasi diberikan kesempatan untuk menyampaikan produk unggulannya, serta potensi dan tantangan mereka dalam menjalankan usaha," kata Listiyono.

Selanjutnya UMKM yang lolos selama tahap kurasi akan difasilitasi dengan kegiatan pelatihan yang komprehensif pada Juli hingga Oktober secara daring.

Baca juga: BI bangun rumah produksi abon ikan Miareto Sorong

Baca juga: TNI AL dukung BI salurkan rupiah di wilayah 3T Provinsi Papua Barat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel