Bank Kalsel dukung digitalisasi transaksi pasar tradisional Amuntai

Ahmad Buchori
·Bacaan 2 menit

Bank Kalsel yang merupakan bank milik pemerintah daerah mendukung upaya digitalisasi transaksi di Pasar Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, melalui peluncuran aplikasi online Pasar Amuntai.

Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabaruddin di Banjarmasin, Senin mengatakan, digitalisasi pasar tersebut, sebagai salah satu terobosan Bank Kalsel dengan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) daerah tersebut untuk meningkatkan pelayanan dan memudahkan masyarakat dalam bertransaksi dan belanja.

Menurut Agus, aplikasi Pasar Digital HSU merupakan suatu aplikasi berbasis sistem android yang terintegrasi dengan whatsapp, yang bertujuan untuk mempermudah dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam membeli kebutuhan masyarakat.

Aplikasi ini telah tersedia di Google Play Store, sehingga mudah untuk digunakan. Dengan aplikasi Pasar Digital HSU diharapkan dapat memberikan keuntungan, tidak hanya bagi para pedagang pasar namun juga bagi kurir dan masyarakat.

Agus mengungkapkan, terobosan ini merupakan salah satu upaya mendukung peningkatan ekonomi daerah dan kemudahan bertransaksi jual beli di berbagai pasar yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Secara simbolis, aplikasi online Pasar Amuntai diresmikan oleh Bupati Kabupaten Hulu Sungai Utara, Abdul Wahid dan Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, dengan disaksikan oleh Danrem 101 Antasari, Brigjen Firmansyah; Dandim 1001/Amuntai, Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi, serta Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Amuntai, Khairunnisa.

Sinergi ini merupakan wujud komitmen Bank Kalsel dalam meningkatkan digitalisasi layanan perbankan guna memperkuat sistem perekonomian yang berbasis digital di wilayah Kalimantan Selatan.

Agus berharap, terwujudnya aplikasi berbasis online ini akan mempermudah masyarakat HSU untuk melakukan transaksi tanpa perlu datang ke Pasar Amuntai dan dapat memberikan dampak positif di mana masyarakat akan lebih sering menggunakan produk dan layanan digital Bank Kalsel.

Bank Kalsel, tambah Agus, juga berupaya meningkatkan sinergi dengan Pemkab HSU.

Dukungan Bank Kalsel terhadap proses digitalisasi Pasar Amuntai berbasis aplikasi online yang bisa diakses melalui smartphone ini merupakan inisiasi sinergitas yang baik antara Pemkab HSU dan KNPI.

Harapannya, hal serupa bisa ditiru oleh Pemkab lain dan bahkan bisa mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

"Kolaborasi lintas sektor menjadi penting, untuk membuat Kalsel bisa menjadi daerah yang go digital. Kami di Bank Kalsel, mendukung penuh upaya peningkatan perekonomian daerah yang salah satunya mengarah pada inisiatif - inisiatif layanan digital," katanya.

Saat ini, masyarakat menuntut untuk memperoleh kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi, sehingga dengan aplikasi ini akan mengakomodir hal tersebut, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang untuk bertransaksi jual beli di pasar, cukup melalui smartphone saja masyarakat sudah dapat memperoleh kebutuhan yang diinginkan," kata Agus.

Baca juga: Pemprov siap berikan tambahan modal untuk Bank Kalsel

Baca juga: Selain Jakarta, Bank Kalsel bersiap buka cabang di Jatim

Baca juga: Bank Kalsel fokus bantu pengembangan sektor perikanan