Bank Mandiri selenggarakan virtual workshop untuk UMKM

·Bacaan 2 menit

Bank Mandiri menggandeng Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menyelenggarakan virtual workshop bertajuk “Transformasi Digital Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Merah Putih” mulai 14 Oktober sampai 28 Oktober 2021.

Senior Executive Vice President Micro and Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K Triprakoso mengatakan bahwa virtual workshop ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong lebih banyak pelaku UMKM untuk bertransformasi ke platform digital.

“Kami harap virtual workshop ‘Transformasi Digital UMKM Merah Putih’ dapat mendukung pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), serta membangun UMKM dalam negeri untuk siap berkompetisi di era digital dan menjadi juara di negeri sendiri,” kata Joseph dalam acara peluncuran workshop tersebut di Jakarta, Rabu.

Virtual workshop ini turut didukung oleh PT Nusa Satu Inti Artha atau DOKU dan oleh YOKKE. Joseph mengatakan Bank Mandiri akan menggelar tiga pelatihan utama untuk UMKM dalam virtual workshop ini, yakni pelatihan untuk meningkatkan kapabilitas dan skala penjualan UMKM serta pelatihan untuk mendorong UMKM go online.

“Kemudian yang ketiga, pelatihan untuk scale up UMKM, yakni agar agar UMKM dapat meningkatkan penjualan dan memperbesar usahanya,” katanya

UMKM peserta virtual workshop “Transformasi Digital UMKM Merah Putih” juga akan mendapatkan pelatihan dasar, seperti strategi pemasaran digital, pelatihan pembukaan rekening secara online, edukasi terkait solusi pembayaran digital melalui QRIS atau YOKKE, dan edukasi terkait cara mendapat permodalan usaha dari Bank Mandiri.

Menurut Joseph, virtual workshop ini akan dilanjutkan oleh pendampingan usaha bagi UMKM untuk menjaga keberlanjutan dan perkembangan usaha UMKM.

“Bank mandiri komitmen mendukung program pengembangan UMKM dalam negeri secara konsisten serta memperkuat infrastruktur pendukung layanan transaksi digital Mandiri melalui perbaikan dan penambahan fitur untuk mempermudah nasabah dan mendorong masyarakat bertransaksi nontunai,” katanya.

Baca juga: Bank Mandiri optimis jumlah transaksi dan pengguna aplikasi meningkat
Baca juga: Bea Cukai: Kerja sama dengan bank tingkatkan daya saing logistik RI
Baca juga: FISIP UI gandeng Bank Mandiri renovasi gedung selasar komersial

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel