Bank Muamalat masuk jajaran bank terbaik dunia versi Forbes

·Bacaan 1 menit

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. masuk dalam jajaran bank terbaik dunia (World’s Best Banks 2021) versi Majalah Forbes dari sekitar 500 bank di seluruh dunia yang masuk seleksi konsumen.

Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K. Permana mengatakan, masuknya perseroan dalam salah satu bank terbaik dunia oleh Forbes merupakan sebuah pencapaian besar mengingat standar penilaiannya yang tinggi dan ketat.

“Capaian ini tak lepas dari kerja keras seluruh manajemen dan karyawan Bank Muamalat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya nasabah kami yang senantiasa loyal dan mendukung Bank Muamalat sehingga kami berhasil masuk dalam daftar bergengsi ini,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Bank Muamalat gandeng Flip, transfer ke bank lain jadi gratis

Dalam penyusunan daftar tersebut Forbes menggandeng Statista dan mensurvei lebih dari 43.000 pelanggan di 28 negara di seluruh dunia untuk menanyakan pendapat tentang bank yang dipilih.

Peserta survei diminta menyebutkan semua bank tempat mereka memiliki atau sebelumnya memiliki rekening giro atau tabungan, kemudian peserta harus menilai bank berdasarkan berbagai kriteria evaluasi.

Bank dinilai berdasarkan rekomendasi dan kepuasan keseluruhan, serta lima subdimensi yakni kepercayaan, syarat dan ketentuan, layanan pelanggan, layanan digital serta nasihat keuangan.

Selain itu, pada awal tahun 2021, Bank Muamalat juga dinobatkan sebagai bank syariah terbaik di Indonesia dalam hal pelayanan dan menjaga loyalitas nasabahnya dalam 4rd Satisfaction, Loyalty, & Engagement (SLE) 2021 yang diselenggarakan oleh Majalah Infobank.

Baca juga: Wapres apresiasi bantuan IDB bagi penyehatan Bank Muamalat
Baca juga: Ilham Habibie yakin Bank Muamalat makin maju dengan QRIS Code

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel