Bank Net Jadi Bank Aladin Syariah, Intip Profil Komisaris hingga Direksinya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Net Syariah (PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk/BANK) memutuskan perubahan nama menjadi Bank Aladin Syariah (PT Bank Aladin Syariah Tbk) pada Rabu, 7 April 2021.

Perubahan nama bank itu akan efektif setelah memperoleh persetujuan dari instansi yang berwenang. Presiden Direktur baru perseroan Dyota Marsudi menuturkan, pihaknya melihat Aladin sebagai brand yang memenuhi kriteria ramah di telinga publik, mudah diingat, memiliki asosiasi yang positif tetapi tidak eksklusif bagi kalangan tertentu saja.

"Jika dilihat suku katanya, Aladin memiliki arti yang mendalam. Ala berarti dengan atau di atas. Sedangkan Din berarti way of life atau faith,” ujar Dyota Marsudi seperti dikutip dari keterangan tertulis, ditulis Sabtu (10/4/2021)

Aladin diharapkan dapat menjadi representasi merek yang dinamis dan dapat merangkul berbagai kalangan dengan beragam latar belakang.

“Pergantian nama ini bukan sekadar proses merubah nama dan logo, melainkan juga sebuah transformasi diri menjadi bank yang lebih relevan, merangkul dan dekat kepada masyarakat masa kini melalui pendekatan digitalisasi. Di samping itu, kami juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua nasabah kami,” kata Dyota Marsudi.

Bank Aladin Syariah masih akan melanjutkan pengenalan nama, logo berikut tagline baru dalam acara peluncuran pada beberapa bulan ke depan. Langkah ini menjadi salah satu upaya untuk lebih mendekatkan citra baru perseroan kepada nasabah dan masyarakat.

RUPSLB juga telah menyetujui untuk mengangkat empat anggota Direksi dan satu Presiden Komisaris baru yang akan berlaku efektif setelah dinyatakan lulus fit and proper test dan telah memperoleh surat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun kelima pejabat baru tersebut adalah sebagai berikut beserta profil singkatnya:

1.Presiden Komisaris Independen Nurdiaz Alvin Pattisahusiwa

Nurdiaz Alvin Pattisahusiwa lahir pada 1973. Ia menjabat sebagai Presiden Komisaris Perseroan sejak 2021 berdasarkan RUPS Luar Biasa PT Bank Indonesia Syariah Tbk pada 7 April 2021.

Ia menempuh Pendidikan MSc Finance dari EDHEC Business School di Nice, Prancis, Master Degree in Management di IPMI International Business School, Jakarta dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Parahyangan, Bandung.

Ia memiliki pengalaman berkarier sebagai Senior Fund Manager di PT Batavia Prosperindo Aset Management pada 1997-2002. Pria kelahiran Jakarta ini juga pernah menjabat sebagai Director-Head of Equity di PT BNP Paribas Investment Partner (2002-2011).

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Investment Director di PT Manulife Aset Manajemen Indonesia pada 2021-2017, Chief Investment Officer di PT Mandiri Manajemen Investasi pada September 2017, dan Presiden Direktur di PT Mandiri Manajemen Investasi pada November 2017-Maret 2021.

2.Presiden Direktur Dyota Marsudi

Pria kelahiran 1989 ini menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan sejak 2021 berdasarkan RUPS Luar Biasa PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk pada 7 April 2021. Ia memperoleh gelar Master in Business Administration dari INSEAD dan sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia. Ia memiliki pengalaman berkarier sebagai management consultant di Boston Consulting Group pada 2011-2017.

Lalu ia pernah menjabat sebagai Co-Founder and COO di Happy5.co pada 2016-2018, member of national digital transformation committee di PPN/BAPENAS pada 2019 dan Senior Executive Director of Investment di Vertex Ventures, Singapura pada 2018-2021.

3.Direktur Digital Banking Firdila Sari

Perempuan kelahiran 1985 ini menjabat sebagai Direktur Digital Banking Perseroan sejak 2021 berdasarkan RUPS Luar Biasa PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk pada 7 April 2021.

Ia memperoleh gelar sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia. Pengalaman berkarier sebagai Manager, Product Management-Global Payments & Cash Management/PCM) di PT Bank HSBC Indonesia (2008-2012).

Firdila sari juga pernah mengenyam posisi Senior Manager, Office of CEO di PT Digital Media Asia (VivaPlus) pada 2012-2013. Selain itu, Senior Manager, Business Development, Product, & Content Management di PT Digital Vision Nusantara (K-Vision) pada 2013-2015, Head of Product di PT Visionet Internasional (OVO) pada 2015- 2017.

Tak hanya itu, ia juga pernah menjabat sebagai Vice President, Head of Mobile Products di PT Bank Commonwealth 2017-2018, Vice President, Head of Product di PT Visionet Internasional (OVO) pada 2018-2020 dan Digital Banking Group Head di PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk pada 2020-2021.

4.Direktur Keuangan dan Strategi Willy Hambali

Wily Hambali menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Strategi Perseroan sejak 2021 berdasarkan RUPS Luar Biasa PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk pada 7 April 2021. Pria kelahiran Jakarta ini memperoleh gelar Master in Business Administration dari Johnson Graduate of School Management, Cornell University.

Ia memiliki pengalaman berkarier sebagai Demand Analyst di Singapore Airlines pada 2006-2007, fixed income and equity derivatives di Royal Bank of Scotland pada 2007-2009. Ia juga sebagai associate di A.T Kearney pada 2011-2013 sebagai Direktur Pengembangan Bisnis di grup Purwana pada 2013-2015.

Willy juga pernah mengenyam posisi sebagai Senior Managing Consultant di MasterCard Advisors pada 2015-2016, Project Director, Chief Product Officer di PT Visionet International (OVO) pada 2016-2019. Lalu Director of Portfolio Operations di PT Multipolar Tbk pada 2019, dan Gojek and Head of Liquidity Gopay pada 2019-2020.

5.Direktur Teknologi Informasi Budi Kusmiantoro

Budi menjabat sebagai Direktur Teknologi Informasi Perseroan sejak 2021 berdasarkan RUPS LB PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk pada 7 April 2021. Pria kelahiran Jakarta ini memperoleh gelar Master of Science, San Jose, State University, Amerika Serikat.

Ia memiliki pengalaman berkarier sebagai Software Engineer di Novell Inc pada 2000-2001, Software Engineer III di Symbol Technologies pada 2001-2004, Team Architect di PayPal pada 2004-2006. Lalu Senior Engineering Manager di Google pada 2006-2016, Vice President Engineering di Traveloka pada 2016-2018, Chief Technology Officer di PT Visionet International (OVO) pada 2018-2019 dan Chief Technology Officer Transport di Traveloka pada 2019-Januari 2021.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini