Bank Nobu Lepas 500 Juta Saham untuk Rights Issue, Grahaputra Jadi Pembeli Siaga

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) berencana melaksanakan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Rencana tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang diselenggarakan pada Jumat, 24 September 2021.

Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa, Kamis (23/9/2021), Bank Nobu akan melepaskan 500 juta saham baru dengan nominal Rp 100 per saham atau setara 10,13 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD.

Sesuai dengan rencana bisnis Perseroan, Perseroan akan melakukan pembelian gedung perkantoran dan memanfaatkannya secara efisien guna mendukung kegiatan usaha Perseroan.

Jika ada sisa saham baru yang tidak diambil oleh pemegang HMETD, PT Grahaputra Mandidikharisma (GPMK) akan bertindak sebagai pembeli siaga dalam rights issue.

GPMK akan melaksanakan kewajiban penyetorannya untuk mengambil bagian atas sebagian sisa saham baru yang tidak diambil bagian oleh pemegang HMETD dan setelah pemesanan saham tambahan.

Rinciannya, yakni sebanyak-banyaknya sebesar Rp 193 miliar dengan melakukan penyetoran dalam bentuk lain selain uang (inbreng) pada saat pelaksanaan PHMETD dengan aset berupa; Seluruh gedung A Universitas Pelita Harapan Jl. MH Thamrin No. 1 Lippo Karawaci, Tangerang, Banten dengan nilai sebesar Rp 132 miliar.

Selain itu, sebagian ruang dalam Gedung Gajah Mada Tower Lantai G, 1 dan 2 Jl. Gajah Mada No 25-26, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat dengan nilai sebesar Rp 61 miliar.

Serta penyetoran tunai sebanyak-banyaknya Rp 5,1 miliar. Jika rencana ini berjalan, Graha Putra MandiriKharisma akan memegang 3,57 persen porsi saham NOBU, dari sebelumnya tidak memegang selembar saham pun.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham NOBU

Pengunjung melintasi layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/2). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengunjung melintasi layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/2). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan Kamis, 23 September 2021 pukul 09.35 WIB, saham NOBU naik 1,37 persen ke posisi Rp 1.110 per saham. Saham NOBU dibuka stagnan di Rp 1.095 per saham.

Saham NOBU berada di level tertinggi Rp 1.120 dan terendah Rp 1.095 per saham. Total frekuensi perdagangan 100 kali dengan volume perdagangan 2.138. Nilai transaksi Rp 237,4 juta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel