Bank Qurban Nusantara gandeng Dinas Peternakan guna hindari PMK

Lembaga penyalur hewan kurban, Bank Qurban Digital Nusantara menggandeng sejumlah Dinas Peternakan di Indonesia, guna memastikan kesehatan hewan dan menghindari penyebaran Penyakit Kuku dan Mulut (PKM).

Direktur Utama PT Bank Qurban Digital Nusantara Zaenal Arifin mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan peternak lokal.

"Hal ini guna memastikan hewan yang akan menjadi hewan qurban para donatur terbebas dari PMK," kata Zaenal melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Zaenal menuturkan terdapat sekitar 15 ribu ekor kambing/domba dan 500 ekor sapi disiapkan sejumlah mitra peternak Bank Qurban di berbagai daerah, seperti Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat hingga Sulawesi Barat.

Baca juga: Berdikari datangkan 450 ekor sapi untuk Jabodetabek dan Bandung Raya

Zaenal mengungkapkan Bank Qurban Digital Nusantara sudah membagikan daging hewan kurban kepada masyarakat di sekitar kandang hewan peternak mitra pada 2010.

"Jadi, sesuai dengan imbauan dari pemerintah," ujar Zaenal.

Zaenal menyatakan peternak mitra Bank Qurban Nusantara secara rutin menyemprot disinfektan kandang dan pemeriksaan kesehatan hewan.

"Apabila ditemukan hewan qurban yang terindikasi tertular PMK, para mitra peternak kami sudah menyiapkan kandang isolasi yang terpisah dari hewan ternak yang sehat," ucap Zaenal.

Baca juga: Kementan sebut stok hewan kurban surplus 391 ribu ekor

Bank Qurban juga menggandeng para dokter hewan lokal yang akan mengawasi, mengisolasi dan mengobati hewan yang sakit.

Dokter hewan Kan memastikan kesehatan hewan sebelum disembelih petugas saat Idul Adha.

Salah seorang dokter hewan yang bekerja sama dengan mitra peternak Bank Qurban di wilayah Bogor Jawa Barat, Taufik Iskandar menyampaikan pentingnya penyalur donasi kurban, seperti Bank Qurban Digital Nusantara yang bekerja sama dokter hewan di dekat peternak setempat.

“Komitmen untuk membagikan daging qurban yang sehat dan terbebas dari wabah PMK ini adalah bagian penting agar dari kewaspadaan bersama,” kata Taufik.

Baca juga: MUI Depok: Hewan kurban bergejala berat PMK tidak sah

Program yang digulirkan Bank Qurban Nusantara merupakan edukasi pengolahan daging yang sehat bagi masyarakat.

Pada 2021, Bank Qurban menyalurkan daging qurban kepada 143 ribu kepala keluarga di 138 wilayah di Indonesia.

Bank Qurban Digital Nusantara menargetkan 15 ribu ekor kambing/domba dari peternak lokal untuk disembelih pada 2022.

Hewan qurban dijual mulai dari Rp1,5 juta untuk satu ekor kambing dan Rp1,8 juta untuk 1/7 bagian sapi.

Baca juga: Pemerintah percepat penanganan PMK jamin hewan kurban jelang Idul Adha

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel