Bank sentral China sepakati Renminbi Liquidity Arrangement dengan BIS

Bank sentral China, People's Bank of China (PBOC), pada Sabtu (25/6) menandatangani perjanjian dengan Bank for International Settlements (BIS) untuk membentuk Renminbi Liquidity Arrangement

Kesepakatan tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan likuiditas bagi bank-bank sentral partisipan saat terjadi periode volatilitas pasar di masa mendatang dengan menciptakan kumpulan cadangan (reserve pool), menurut PBOC.

Pembentukan kesepakatan itu dapat menunjang pemenuhan permintaan internasional yang wajar untuk renminbi, serta akan memberikan kontribusi positif untuk peningkatan jaring pengaman keuangan regional, urai bank tersebut.

Kesepakatan itu pada awalnya mencakup bank-bank sentral di Asia dan Pasifik, termasuk Bank Indonesia, Central Bank of Malaysia, Hong Kong Monetary Authority, Monetary Authority of Singapore, dan Central Bank of Chile, sebut PBOC.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel