Bank Syariah Indonesia Genjot Integrasi Sistem Layanan di Manado

Dusep Malik, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 2 menit

VIVA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk melanjutkan penyatuan dan integrasi sistem layanan di Area Manado, sebagai komitmen mereka mendorong pengembangan keuangan syariah dan meningkatkan literasi masyarakat di kawasan Timur Indonesia.

Direktur Sales and Distribution Bank Syariah Indonesia, Anton Sukarna menjelaskan, penyatuan sistem layanan di area Manado ini merupakan tahap kedua dari kick off Region Makassar pada 5 april 2021 lalu, yang diresmikan oleh Direktur Utama BSI, Hery Gunardi.

Integrasi sistem layanan tahap kedua ini meliputi tiga area di bawah Region BSI XI Indonesia Timur, yaitu area Makassar membawahi Sulselbar, area Palu membawahi Sulteng, Sultra & Gorontalo, termasuk Area Manado yang membawahi Sulut, Maluku, Papua.

"Penyatuan sistem layanan ini mencakup migrasi rekening nasabah, kartu ATM, hingga mobile dan internet banking," kata Anton dalam keterangan tertulisnya, Selasa 20 April 2021.

Anton memastikan bahwa tentunya proses tersebut juga mengedepankan kenyamanan dan keamanan data para nasabah BSI. Selama proses penyatuan integrasi sistem layanan, BSI memastikan bahwa nasabah tetap dapat melakukan aktivitas dan transaksi keuangan seperti biasa.

Anton menambahkan, integrasi sistem layanan ini merupakan salah satu langkah merger operasional, dan bisa mendukung layanan BSI agar ke depannya bisa berjalan secara lebih optimal.

Dia menegaskan, area Manado sebagai salah satu pintu penting dalam integrasi sistem layanan BSI, karena area ini mempunyai potensi perbankan syariah yang sangat besar. Hal itu tercermin dari minat nasabah atau masyarakat non-muslim yang terbilang cukup tinggi di wilayah Timur Indonesia.

Hal Ini juga sekaligus membuktikan bahwa BSI hadir sebagai solusi keuangan yang aman dan sesuai syariah yang inklusif, serta mampu diterima oleh semua kalangan.

"Kami berharap hadirnya BSI di area ini akan dapat meningkatkan inklusi dan literasi keuangan syariah bagi masyarakat di kawasan Timur Indonesia," ujarnya.

Diketahui, proses penyatuan integrasi sistem layanan BSI di area Manado pada 19 April 2021, merupakan bagian dari proses integrasi operasional cabang, layanan, dan produk secara nasional yang dilakukan mulai 1 Februari 2021 sampai 30 Oktober 2021. Terkait hal ini, BSI telah melakukan training, sharing knowledge IT, dan persiapan data nasabah yang akan dilakukan migrasi.

Dalam periode tersebut nasabah bank asal secara bertahap akan dihubungi untuk melakukan migrasi rekening ke Bank Syariah Indonesia. Untuk fasilitas kartu, buku tabungan, dan deposito, nasabah bisa melakukan migrasi secara bertahap hingga 31 Oktober 2021.

Selama proses migrasi, nasabah bank asal Bank Syariah Indonesia masih dapat menggunakan kartu dan buku tabungan yang dimiliki, sampai dengan cabang tersebut berubah menjadi kantor cabang yang sudah terintegrasi.

BSI menargetkan pada 1 November 2021 nanti, seluruh jaringan Bank Syariah Indonesia sudah bisa terintegrasi dan sampai akhir 2021 sebanyak 100 persen dari total nasabah akan memiliki akun di sistem baru BSI.