Bank Syariah Indonesia operasikan kantor cabang digital

·Bacaan 1 menit

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mulai mengoperasikan kantor cabang digital di Gedung The Tower Jakarta, yang merupakan relokasi dari kantor BSI cabang Tendean, Jakarta.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi mengatakan bahwa BSI terus berinisiatif dalam modern bank dan digital banking untuk mewujudkan one stop financial banking, guna memberikan kenyamanan kepada nasabah dalam bertransaksi melalui kecepatan akses, ketepatan, serta keamanan dalam bertransaksi.

“Lewat pengoperasian kantor cabang digital ini, kami ingin memberikan layanan dan nilai tambah yang jauh lebih baik untuk nasabah,” ujar Hery Gunardi dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Kantor cabang di The Tower, menurutnya, memiliki lokasi strategis yang akan menjangkau nasabah di sekitar wilayah Semanggi, SCBD, Sudirman, dan area bisnis di Jakarta lainnya.

Dengan proses layanan yang customer centric, nasabah yang datang ke cabang digital ini tidak lagi mendatangi meja customer service (CS) seperti layanan pada cabang biasa, tetapi CS BSI akan secara proaktif menghampiri nasabah.

"Layanan customer centric ini juga tersedia dalam bentuk self-service machine, mesin ATM, dan CRM (cash recycle machine). Selain itu, proses pengisian formulir nasabah dibuat dengan jauh lebih sederhana yakni cukup dengan meng-input data di device yang tersedia," tambah Hery.

Kedepannya, BSI juga tengah mempersiapkan kantor layanan bagi nasabah prioritas yang akan menjadi salah satu target yang akan disasar selain ritel dan korporasi. Langkah ini menjadi komitmen BSI untuk menjadi beyond banking dan menjadikan ultimate service bagi nasabah sebagai hal yang utama.

Baca juga: BSI perkuat Ultimate Service lewat transformasi digital
Baca juga: Hasil pertemuan dengan KPPU, BSI tidak timbulkan praktik monopoli
Baca juga: BSI dan Kemensos percepat penyaluran bansos Aceh

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel