Bansos Awal Tahun, Risma Menggebrak Kinerja Kemensos

Syahdan Nurdin, fitrahdahlan-833
·Bacaan 1 menit

VIVA – Setelah pergantian tampuk kepemimpinan di lingkup kementerian sosial Repubik Indonesia (kemensos RI), kinerja Menteri Sosial Tri Rimsaharini mulai menghembuskan angin segar. Dilansir dari siaran pers Kemensos.go.id (29/12/2020) Mensos Tri Rismaharini menjanjikan penyaluran bantuan sosial (bansos) sudah diterima oleh yang berhak di minggu pertama tahun 2021.

Salah satu program unggulan kemensos yakni program bansos akan direalisasikan kembali di awal tahun 2021. Program bansos yang terdiri dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dipastikan sudah bisa dinikmati pada awal tahun.

Bantuan Pangan Non Tunai / Sembako
Bantuan Pangan Non Tunai / Sembako

Bantuan Pangan Non Tunai / Sembako

Karena hal itu, kinerja jajaran kemensos digenjot oleh Mensos Tri Rismaharini untuk memastikan realisasi bansos tidak tertunda. “Kita tidak ada libur. Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, minggu pertama bulan Januari bantuan ini sudah bisa diberikkan kepada penerima manfaat,” Ujar Risma usai menghadiri rapat terbatas di istana negara (29/12).

Dalam penyalurannya, Kemensos akan berkolaborasi dengan PT Pos Indonesia untuk BPNT dan BST, Serta menggaet Bank Himbara untuk PKH dalam penyalurannya dengan target penyaluran selesai dalam waktu satu minggu saja. Namun untuk wilayah terluar, terpencil dan tertinggal bisa dipastikan mekanismenya berbeda.

Bantuan Sosial Tunai
Bantuan Sosial Tunai

Bantuan Sosial Tunai

Untuk nominalnya, BNPT akan menyalurkan sebesar dua ratus ribu rupiah per bulan yang akan dibagikan ke 18,8 Juta penerima setiap bulannya dari Januari-Desember 2021. Sedangkan BST diberikan ke pada 10 juta penerima dengan nominal tiga ratus ribu rupiah selama empat bulan, dari Januari – April.

Untuk BST sendiri akan dibagikan ke 10 juta penerima, dengan syarat penerima diantaranya ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas dan lanjut usia yang akan diberikan selama tiga bulan sekali dalam setahun di mana tahap pertama disalurkan pada bulan Januari.