Bantah dirinya depresi, Pele: "Saya baik-baik saja"

(Reuters) - Mantan penyerang Brazil, Pele, pada Kamis menepis kabar bahwa dirinya mengalami depresi dan tertutup.

Ia juga meyakinkan para penggemar bahwa dirinya baik-baik saja dan masih sibuk menjalani rutinitas.

Putra Pele, Edinho, mengatakan kepada Globo dalam wawancara pada Senin bahwa pemenang Piala Dunia tiga kali itu merasa tertekan dan enggan meninggalkan rumah lantaran belum dapat bergerak secara leluasa akibat masalah pada bagian pinggul.

"Saya baik-baik saja," kata Pele, yang genap berusia 80 tahun pada Oktober. "Saya menerima kondisi keterbatasan fisik dengan cara terbaik, tetapi saya berniat menjaga bola terus bergulir.

"Saya melewati hari baik maupun buruk. Itu normal bagi orang seusia saya. Saya tidak takut, saya bertekad, percaya diri dengan apa yang saya lakukan."

Pele, yang secara luas dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat dalam sejarah, merupakan satu-satunya pemain yang memenangkan tiga Piala Dunia.

Dia menderita masalah pinggul selama bertahun-tahun dan tidak bisa berjalan tanpa dibantu. Penampilannya di hadapan publik akhir-akhir ini terlihat dengan menggunakan kursi roda.

Namun, para rekan mantan pemain Santos dan New York Cosmos itu mengatakan bahwa Januari ini adalah waktu tersibuk bagi Pele.

Dia menjalani pemotretan, pekerjaan sponsor dan bekerja sama dengan sutradara Inggris untuk menggarap film dokumenter tentang kehidupan sepak bola.

"Saya tidak menghindari komitmen dalam jadwal saya yang selalu padat," kata Pele melalui pernyataan.

Musim panas ini akan menandai peringatan 50 tahun gelar Piala Dunia ketiganya, yang sukses ia menangi di Meksiko pada 1970, yang mengukir sejarah timnas terhebat sepanjang masa.