Bantah Harga Telur Ayam Naik: Ngarang, di Solo Harganya Rp27.000 per Kg

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menepis adanya isu kenaikan harga telur ayam di pasaran. Menurut hasil pantauan lapangannya di Solo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu, harga telur ayam masih terjaga di kisaran Rp27.000 per kg.

"Kamu ngarang tuh. Saya baru pulang dari Solo, Solo Rp 27.000 (per kg) harganya," ujar Mendag Zulkifli Hasan saat ditemui di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (16/9).

Adapun menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) per Jumat (16/9) hari ini, harga telur ayam ras segar secara nasional memang mengalami penurunan sekitar 0,99 persen, atau Rp30.00 per Kg.

Namun, rata-rata harganya di lingkup nasional kini masih di kisaran Rp30.100 per kg.

Bila dirinci secara provinsi, harga telur ayam ras segar termurah berada di Bali pada kisaran Rp24.300 per Kg. Sementara tertinggi berada di Papua, mencapai Rp 41.250 per Kg.

Termurah di Pulau Jawa

Harga telur ayam termurah sendiri mayoritas memang berada di Pulau Jawa, seperti di Jawa Tengah (Rp26.200 per kg) dan Jawa Timur (Rp26.550 per kg).

Kemudian diikuti Lampung (Rp27.100 per kg), Banten dan Jambi (Rp27.150 per kg), serta Jawa Barat (Rp27.250 per kg).

Sementara untuk harga telur ayam di DKI Jakarta masih sedikit lebih tinggi, yakni pada kisaran Rp28.500 per kg, menjadikannya sebagai provinsi di Pulau Jawa dengan harga telur ayam tertinggi.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]