Bantah Sudah Menyerah, Istana: Pasien yang Sembuh juga Meningkat

Hardani Triyoga, Reza Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pihak pemerintah membantah dianggap menyerah dalam penanganan pandemi Corona. Kasus positif COVID-19 di Tanah Air terus memperlihatkan kenaikan.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Dany Amrul Ichdan mengatakan Presiden Joko Widodo sudah mengupayakan langkah-langkah penting dalam penanganan Corona.

"Dalam berbagai kesempatan, presiden telah memerintahkan agar segera mengambil langkah-langkah penting untuk penyerapan anggaran. Pemerintah tidak pernah pesimis apalagi menyerah," kata Dany dalam program Indonesia Lawyers Club di tvOne #ILCCoronaMakinMencekam, Selasa malam, 11 Agustus 2020.

Baca Juga: Naik Terus, Positif Corona di DKI Kini Jadi 26.664 Kasus

Fokus pemerintah saat ini, menurut dia, masih sama, yaitu kesehatan pulih dan ekonomi bangkit. Dany mengakui angka pasien yang positif corona memang terus bertambah. Namun, di satu sisi, angka yang sembuh juga meningkat.

"Kita juga paham bahwa penambahan kasus positif juga bertambah. Tapi kita harus yakinkan bahwa 65 persen pasien itu bisa keluar dalam keadaan sembuh. Angka yang positif meningkat, tapi pasien yang sembuh juga meningkat," ujarnya.

Maka itu, menurut dia, pemerintah juga terus mengoptimalkan pemberian bantuan-bantuan kesehatan kepada masyarakat. Dany yakin keluhan masyarakat mengenai bantuan tidak tepat sasaran dan sebagainya pada saat ini tidak sebanyak di bulan-bulan sebelumnya.

"Keluhan-keluhan bulan lalu sudah tidak terdengar lagi. Bank BUMN juga sudah melakukan pelonggaran-pelonggaran," ujar Dany.

Dany menyampaikan, presiden juga telah mengingatkan dan menegur jajarannya agar melakukan terobosan-terobosan. Presiden ingin agar jangan sampai birokrasi menghambat penanganan.

Sementara update kasus positif di Tanah Air sudah menembus 128.776 per Selasa, 11 Agustus 2020. Angka itu karena ada penambahan 1.693 kasus baru dalam 24 jam terakhir.