Bantu Korban Bencana, 16 Fandom K-Pop Indonesia Galang Dana sampai Rp1,4 Miliar

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Aksi membantu sesama tiada henti mengalir di tengah beragam kondisi tak menentu yang menimpa berbagai wilayah di Indonesia. Begitu pula dengan belasan fandom K-Pop Indonesia yang menggalang dana untuk mereka yang membutuhkan.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Liputan6.com, Kpop4Planet, sebuah gerakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran krisis iklim, mengungkap aksi galang dana oleh lebih dari 45 ribu orang dari 16 fandom K-Pop Indonesia. Nantinya, dana ini akan didonasikan kepada masyarakat yang terdampak bencana di beberapa wilayah belum lama ini.

Penggalangan dana tersebut berhasil mengumpulkan Rp1,4 miliar yang akan digunakan untuk membeli makanan dan kebutuhan sehari-hari para korban bencana. Sebelumnya, para penggemar K-pop di seluruh dunia telah menunjukkan solidaritas dengan berbagai cara.

Para penggemar di Indonesia jadi salah satu yang paling aktif dalam memperjuangkan keadilan iklim dan kemanusian. Mereka berdonasi dengan jumlah yang variatif atas nama selebritas yang diidolakan melalui platform kitabisa.com, sekaligus mengirim doa untuk para korban.

Salah seorang pendukung Kpop4Planet, Nurul Sarifah, mengajak para penggemar K-Pop bersama bergerak untuk menanggulangi dampak perubahan iklim. "Sangat memilukan melihat beberapa bencana yang terjadi belakangan ini," ungkapnya.

"Melihat bagaimana kita memiliki gerakan kolektif, saya berharap kita juga bisa melakukan hal yang sama untuk keadilan iklim. Untuk mencegah dampak apapun dari perubahan iklim di masa depan, kita perlu melakukan aksinya sekarang," tambah Nurul.

Administrator utama fandom Super Junior, yakni Elfindonesiacom, Arendeelle (bukan nama sebenarnya), menyebut gerakan kemanusiaan yang dilakukan oleh K-popers ini terinspirasi dari kegiatan kemanusiaan yang telah banyak dilakukan oleh idola mereka.

"Para penggemar telah terinspirasi oleh sumbangan dan pekerjaan sukarela yang sering dilakukan para idola mereka. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh anggota Super Junior, Siwon Choi, yang menjadi duta UNICEF. Saat ini, kami memang belum terlalu terlibat aktif dalam aksi iklim apa pun. Kami baru melakukan aksi kecil seperti mengumpulkan sampah dan menggerakan aksi 3R," jelasnya.

Dukungan Fandom K-Pop Indonesia

BTS saat di New York pada 31 Desember 2019. (AFP/Astrid Stawiarz)
BTS saat di New York pada 31 Desember 2019. (AFP/Astrid Stawiarz)

Seain itu, Armyteamkalsel (bukan nama sebenarnya), salah satu fandom BTS di Indonesia, menyebut donasi yang mereka lakukan adalah bentuk kepedulian terhadap sesama. Dikatakannya, mereka tidak hanya fandom yang cinta BTS. Lebih dari itu, mereka ingin jadi fandom yang peduli sesama.

"Sama seperti BTS yang berharap semua musiknya bisa membawa harapan pada semua orang," jelas mereka.

Tidak hanya itu, para fandom K-Pop juga mengungkap aksi pengumpulan dana ini ingin mematahkan stereotip negatif publik terhadap Kpopers. "Bencana bukan sesuatu yang diharapkan semua orang. Kami berharap donasi ini dapat meringankan beban semua korban dan berharap dengan bencana ini, pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk menjaga lingkungan agar meminimalisir kerusakan yang disebabkan ulah manusia," jelas mereka.

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya

Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Pakai Masker Boleh Gaya, Biar Covid-19 Mati Gaya (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: