Bantu RS Indonesia di Gaza, warga-Pemkab Nagan Raya serahkan donasi

·Bacaan 2 menit

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh bersama warga menyerahkan sumbangan sebesar Rp136.421.200 untuk membantu pembangunan Rumah Sakit (RS) Indonesia di wilayah Gaza Utara, Palestina.

"Kita berikan bantuan ini dari hasil yang dikumpulkan masyarakat, termasuk para PNS untuk membantu pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza," kata Bupati Nagan Raya Jamin Idham, di Banda Aceh, Jumat.

Ia menjelaskan donasi tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Jamin Idham kepada Presidium organisasi sosial kemanusiaan untuk ut korban perang, konflik dan bencana alam yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan kesehatan "Medical Emergency Rescue Committee" (MER-C) Indonesia, di Banda Aceh.

Sumbangan itu, dikumpulkan oleh Komite Nagan Raya Peduli Palestina (KNRP) yang terdiri atasi PNS, pelajar, unsur PGRI, pramuka dan berbagai komunitas lainnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama masyarakat Nagan Raya akan terus berupaya memberikan sumbangan lagi ke depannya.

"Ini bantuan pertama kita dan kita akan berusaha untuk membantu lagi di waktu mendatang," kata Jamin Idham.

Baca juga: Tim MER-C Indonesia Siap Tembus Blokade Gaza

Baca juga: Safari kemanusiaan untuk Palestina

Sementara itu, Presidium MER-C Indonesia dr Henry Hidayatullah menyampaikan bahwa dana tersebut nantinya bakal digunakan untuk kebutuhan perlengkapan alat kesehatan terhadap ruangan yang baru terbangun.

"Dimanfaatkan untuk menambah operasional dan alat kesehatan yang dibutuhkan," katanya.

Ia menjelaskan, atas dasar permintaan Pemerintah Palestina untuk memperluas gedung RS Indonesia tersebut, akhirnya Indonesia menambah dua lantai lagi.

Atas permintaan tersebut akhirnya di bangun dua lantai lagi, karena itu saat ini donasi masih dibutuhkan untuk pemenuhan alat kesehatannya.

Dalam kesempatan ini, Henry mengatakan bahwa masyarakat Aceh sangat luar biasa membantu pembangunan rumah sakit tersebut. Bahkan Pemprov Aceh sebelumnya juga telah menyerahkan dana sebesar Rp6,7 miliar.

"Karena itu sebagai bentuk apresiasi kami memberikan nama ruangan IGD dan Laboratorium di sana dengan nama Tgk Chik Di Tiro dan Cut Nyak Dhien pahlawan asal Aceh," katanya.

Gagasan Pemerintah Aceh bersama masyarakat untuk memberikan bantuan tersebut merupakan yang pertama di Indonesia, baru kemudian dilanjutkan oleh Sumatera Utara, demikian Henry Hidayatullah ​​​​​​.

.Baca juga: 22 komunitas bentuk Forum Masyarakat Aceh Peduli Palestina

Baca juga: Warga Aceh kumpulkan Rp 1,8 miliar beli ambulan untuk Palestina


Baca juga: ASN Pemerintah Aceh dan vertikal sumbang Rp374 juta buat Palestina

Baca juga: Dua sumur wakaf masyarakat Aceh di Jalur Gaza Palestina difungsikan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel