Banyak Ajang Batal Akibat Virus Corona, Hamilton Kaget F1 Australia Tetap Digelar

Liputan6.com, Melbourne -- Lewis Hamilton mengaku kaget F1 Australia tetap digelar akhir pekan ini di tengah meluasnya wabah virus corona. Pembalap asal Inggris itu pun berharap semuanya bisa berjalan dengan sukses.

Ada lima orang dari dua tim F1 masing-masing empat dari Haas dan seorang dari McLaren yang sedang diisolasi. Kelimanya diduga terinfeksi virus corona belum lama ini.

Hasil tes dari lima orang tersebut baru akan keluar 24 hingga 72 jam ke depan. Itu sebabnya F1 tetap akan menggelar balapan di Australia akhir pekan ini sesuai jadwal.

"Jujur saja saya kaget bisa berada di sini. Tentu menyenangkan bisa balapan, tapi saya masih syok," ujar Hamilton dalam jumpa pers, Kamis (12/3/2020) seperti dilansir BBC.

"Saya pikir balapan takkan ditunda karena saya dengar hasil tes baru bisa keluar pekan depan. Lagipula uang adalah raja," kata Hamilton saat ditanya kemungkinan F1 Australia batal karena virus corona dalam beberapa hari ke depan.

 

 

Harapan Hamilton

Pembalap Aston Martin Red Bull Racing Max Verstappen saat tes pramusim Formula 1 (F1) hari pertama di Circuit de Catalunya, Montmelo, Spanyol, Rabu (19/2/2020). Max Verstappen menempati peringkat keempat dengan waktu 1 menit 17,516 detik. (AP Photo/Joan Monfort)

Hamilton pun berharap semua orang terutama fans tetap mewaspadai wabah virus corona.

"Saya melihat mereka menjalani semua seperti hari-hari yang normal. Semoga saja kita bisa melewati akhir pekan ini tanpa masalah."

Komentar Vettel

Hal senada juga disampaikan pembalap Ferrari, Sebastian Vettel. "Kami harus percaya pada FIA kenapa balapan ini tetap digelar. Meskipun saya tahu banyak event olahraga di luar sana yang dibatalkan."

Vettel merupakan salah satu dari tiga Direktur Asosiasi Pembalap F1. Ia pun berharap wabah virus corona tidak semakin meluas.

"Jika memang semakin parah mungkin para pembalap akan mogok bertanding. Tapi semoga saja tidak terjadi."

Saksikan video pilihan berikut ini: