Banyak Hoaks Kesehatan Beredar, Riset pada TikTok Dianggap Masih Minim

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - TikTok kini menjadi salah satu platform yang banyak digunakan oleh masyarakat. Namun tak sedikit konten yang beredar di sana terutama yang menyangkut kesehatan adalah hoaks dan informasi palsu.

Sayangnya hingga saat ini riset terkait TikTok dan efeknya pada penyebaran berita kesehatan masyarakat belum banyak dilakukan. Tiktok baru melakukan upaya untuk menghilangkan informasi salah seputar covid-19.

"Sungguh sangat aneh dengan platform sebesar ini dan digunakan oleh masyarakat luas namun risetnya sangat sedikit. Padahal pengaruh TikTok bisa digunakan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama bagi kaum muda," ujar Associate Professor Universitas British Columbia, Skye Barbic dilansir Penticton Western News.

"Para peneliti harus bekerja sama dengan pengguna TikTok untuk mengetahui bagaimana informasi tersebar. Mungkin saja penelitian menggunakan cara yang tidak tradisional untuk mendapatkan pandangan baru," katanya menambahkan.

Rekan peneliti, Marco Zenone mengatakan bahwa TikTok bisa melakukan langkah lebih jauh ketimbang hanya menghapus konten salah seputar covid-19.

"Kami membutuhkan penanganan lebih untuk konten misinformasi pengobatan kanker atau konten yang mempromosikan intervensi medis yang belum terbukti. TikTok dapat digunakan untuk kebaikan tetapi juga dapat digunakan untuk tujuan jahat. Aktor jahat yang tidak memiliki niat baik dapat dengan mudah menjangkau banyak orang," kata Zenone.

(Penulis: Azarine Jovita Halim)

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel